Adhi Persada Properti bidik potensi market dari pebisnis Asia Pasifik

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Adhi Persada Properti (APP) serius membidik pasar warga Singapura untuk pengembangan proyek propertinya. Untuk itu, perusahaan menjalin kerjasama dengan Jetstar Asia Airways berupa pemasangan branding Adhi Persada Properti di badan pesawat yang dimiliki maskapai tersebut.

Kerjasama itu diteken di Singapura pada 19 April 2018. Jetstar Asia Airways merupakan maskapai low cost carrier yang berpusat di Singapura. Maskapai yang mayoritas sahamnya dimiliki Qantas Airways ini, memiliki jadwal penerbangan Singapura – Jakarta setiap hari.

Wahyuni Sutantri, Direktur Pemasaran APP melihat para pebisnis Singapura merupakan market yang sangat potensial. Mereka yang setiap minggu melakukan perjalanan bisnis dari Singapura ke Jakarta, pasti membutuhkan hunian selama berbisnis di Jakarta. Dibandingkan harus tinggal di Hotel, akan lebih murah apabila mereka tinggal di Apartemen.

“Selain sebagai hunian, warga asing bisa memanfaatkan properti di Indonesia sebagai tempat untuk berinvestasi. Bagi para pebisnis, tentu mereka akan selektif dalam menanamkan investasinya,”kata Tantri dalam keterangan resminya, Sabtu (21/4).

Wahyuni Sutantri menambahkan, dalam berinvestasi pebisnis tentu melihat gain yang didapat. Sementara produk-produk APP menurutnya mampu memberikan keuntungan dalam hal investasi dengan rata-rata gain 15% – 22% per tahun.

“Sebagai contoh, proyek kami The Padmayana, sudah mengalami kenaikan 11 % dari harga perdana beberapa bulan lalu yaitu Rp 2,8 milliar, saat ini harganya mencapai Rp 3,2 milliar,” katanya.

APP sebagai anak usaha BUMN PT Adhi Karya (Persero) saat ini memiliki beberapa proyek yang tengah berjalan, baik itu Apartemen Kampus, Apartemen Premium, Landed House, serta Commecial Area. Dengan track record lebih dari 15 tahun, APP telah berpengalaman dalam membangun properti.

“Bagi APP, kerjasama dengan Jetstar Asia Airways ini merupakan kerjasama pertama dengan sebuah maskapai. Dan bagi Jetstar Asia Airways, APP merupakan developer properti pertama dari Indonesia yang melakukan kerjasama. Yang pasti, kerjasama ini akan saling menguntungkan bagi kedua pihak,” jelas Tantri.

Berdasarkan survei yang dilakukan Singapore Business Federation terhadap 1.100 perusahaan di Singapura, lebih dari separuhnya menempatkan Indonesia pada posisi pertama sebagai negara tujuan berbisnis.

Selain alasan pembangunan infrastruktur dan konektivitas yang terus dikembangkan Pemerintah Indonesia, kondisi demografi Indonesia menjadi faktor yang dipertimbangan oleh perusahaan-perusahaan Singapura.

Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

INDUSTRI PROPERTI

Related posts

Leave a Comment