Jelang libur Lebaran, biro wisata banjir pesanan

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Liburan Ramadan dan Lebaran memberikan berkah tersendiri bagi biro perjalanan karena dibanjiri pesanan tiket maupun paket wisata.

Salah satu biro wisata yang mengalami lonjakan pesanan paket wisata yaitu Panorama JTB Tours Indonesia. Hellen Xu, Chief Executive Officer Panorama JTB Tour Indonesia mengatakan jumlah pemesanan paket wisata menjelang liburan Ramadan dan Lebaran mengalami pertumbuhan lebih dari 12 % dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Baca Juga

Menurut Hellen, kenaikan paket wisata tertinggi terjadi di tiga besar destinasi favorit luar negeri seperti Eropa yang hampir semua kota, Jepang dan Turki. Sementara destinasi favorit dalam negeri Bali masih mendominasi dibanding Lombok, Medan, Yogyakarta, Malang, dan Surabaya.

Selain itu, kata Hellen pertumbuhan periode ini terbesar juga dikontribusikan oleh pemesanan tiket pesawat sebesar 61% dan pemesanan hotel sekitar 16%.

“Panorama Tour tidak hanya menyajikan paket wisata tapi ada pemesanan tiket pesawat dan hotel. Menjelang liburan ini tercatat pertumbuhan paling besar itu dari tiket pesawat yang naik 61% dari tahun lalu sementara hotel sekitar 16%” ujarnya saat dihubungi Kontan.co.id, Selasa (24/4).

Oleh karena itu, tambah Hellen hingga semester I-2018, Panorama JTB Tours menargetkan mendapat kenaikan permintaan secara keseluruhan sebesar 20% dibandingkan semester I tahun lalu. Sayangnya, Ia tidak merinci jumlah target pengunjung wisata hingga akhir liburan Lebaran mendatang.

Sedangkan pemain lain, PT Bayu Buana Tbk memprediksi jelang Lebaran pemesanan paket wisata akan tumbuh sekitar 10%-15% dari tahun lalu. Menurut Agustinus Pake Seko, Direktur Utama Bayu Buana mengatakan, momen Lebaran merupakan puncak dari segala musim, sehingga permintaan akan lebih tinggi dibandingkan musim lainnya.

“Sekarang BAYU masih dalam tahap menjual produk tour yang akan berangkat liburan Lebaran mendatang. Jika melihat tren, terlihat akan ada pertumbuhan sekitar 10%-15% dari tahun lalu,” ujarnya saat dihubungi Kontan.co.id, Selasa (24/4).

Sejauh ini, kata Agustinus pertumbuhan paling besar di kontribusi oleh outbound kira-kira dari ticketing 60% dan 40% dari non ticketing. Sayangnya, ia tidak merinci besaran kontribusi dari inbound dan bidang lainnya.

Selain itu, tambah Agustinus saat musim lebaran permintaan paket wisata outbound lebih dominan daripada inbound. Adapun destinasi favoritnya seperti Eropa, Jepang, Korea, dan USA. Sementara paket wisata dalam negeri tidak terlalu dominan karena tamu lebih independent sehingga membeli tiket dan hotel secara terpisah.

“Harapannya hingga juli mendatang bisa tumbuh 15-20% dan bisa menjaring wisatawan outbound sebanyak 3000 hingga 3500 orang hingga akhir liburan lebaran,” tuturnya.

Reporter: Nur Pehatul Janna

Editor: Sofyan Hidayat

INDUSTRI PARIWISATA

Related posts

Leave a Comment