PUPR Bantu Renovasi 465 Rumah Korban Gempa

Petugas gabungan bersama relawan membersihkan puing bangunan akibat gempa berkekuatan 4,4 SR di Desa Kertosari, Kalibening, Banjarnegara, Jawa Tengah, Kamis (19/4). – ANTARA FOTO/Idhad Zakaria

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mengatakan akan membantu menyelesaikan kerusakan 465 unit rumah yang rusak akibat gempa di Banjarnegara.

Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan, Khalawi Abdul Hamid mengatakan ada 144 rumah yang teridentifikasi mengalami rusak berat dan sisanya 125 unit rusak ringan dan rusak sedang. Alhasil, dia mengaku telah melakukan konsolidasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB untuk mengatasi kerusakan tersebut.

“Kami sudah berkoordinasi dengan BNPB, kami sudah sampaikan untuk satu dan dua minggu sudah dilaksanakan rehab dan konstruksi,” jelas Khalawi di Cibubur, Selasa (24/4/2018).

Dia menyebutkan, ada dua opsi jika PUPR yang akan membangun, maka pemerintah akan membangun rumah dengan tipe 36. Ada pun bangunan ini akan dibuat dengan kekuatan anti gempa. Kerusakan yang besar meski gempanya memiliki kedalaman tinggi karena rumah-rumah di Banjarnegara itu cenderung susah.

“Untuk 465 unit itu kami anggarkan sekitar Rp21,9 miliar, anggaran ini yang masih belum diputuskan dari BNPB atau Kementerian PUPR,” tutur Khalawi.

Sebagai informasi, sebelumnya, Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa pemerintah menyediakan bantuan biaya sewa rumah sebesar Rp500.000 per bulan per kepala keluarga. Ada pun bantuan ini disediakan untuk enam bulan ke depan. Selain itu ada juga bantuan jatah hidup untuk tiga bulan ke depan. Per orang itu dapat Rp10.000 per hari.

Selain 465 rumah mengalami kerusakan, BNPB mencatat ada 4 masjid, 2 mushala, 1 bangunan sekolah dasar, dan 3 bangunan sekolah menengah pertama yang mengalami rusak berat. Gempa ini pun mengakibatkan 2.125 orang mengungsi.

Tag : gempa bumi

Editor : M. Rochmad Purboyo

Related posts

Leave a Comment