Telkomsel Kerahkan Gerai Keliling Dorong Registrasi Prabayar

Telkomsel bekerjasama dengan Dukcapil terus mendorong pelanggan untuk melakukan registrasi prabayar dengan menggelar program jemput bola sebagai wujud keseriusan Telkomsel dalam menyukseskan program registrasi prabayar yang dicanangkan pemerintah. – Telkomsel

Bisnis.com, JAKARTA — PT Telekomunikasi Seluler menyiagakan gerai-gerai resmi dan keliling untuk mendorong pelanggan melakukan registrasi yang menjelang batas akhir.

Dalam keterangan resminya, Direktur Sales Telkomsel Sukardi Silalahi mengatakan pihaknya berupaya untuk menjangkau konsumen agar seluruh pelanggan prabayar melakukan registrasi. Adapun, pemerintah telah menetapkan batas akhir registrasi pada 30 April 2018. Pemerintah menetapkan skema pemblokiran bertahap sejak 1 Maret dan akan sampai di tahap blokir total pada 1 Mei 2018.

Menurut Sukardi, pihaknya menyiagakan gerai-gerai resmi dengan menambah jam pelayanan. Pelanggan, katanya, bisa mendatangi gerai resmi Telkomsel bahkan pada akhir pekan. Selain itu, pelanggan yang melakukan registrasi mendapatkan jalur khusus sehingga mempercepat waktu pelayanan.

“Menambah jam pelayanan Grapari dengan buka Sabtu dan Minggu serta menambah jam pelayanan lebih panjang,” ujarnya, Rabu (25/4/2018).

Selain itu, pihaknya menggerakkan gerai berjalan dan menempatkan posko di pusat keramaian. Pihaknya menempatkan gerai berjalan dan posko di permukiman, pasar tradisional, institusi pendidikan, perkantoran hingga kawasan industri.

Hingga saat ini, sebenarnya pelanggan yang belum melakukan registrasi hanya bisa mengakses pelayanan data karena SMS dan telepon telah diblokir. Namun, bila registrasi dilakukan, pelanggan bisa mengakses kembali seluruh pelayanan.

Registrasi dilakukan melalui SMS ke 4444, menu akses *444# dan situs resmi www.telkomsel.com. Pelanggan harus memasukkan nomor induk kependudukan (NIK) dan nomor kartu keluarga (KK) agar bisa mendaftarkan nomor prabayarnya.

Sukardi menyebut memang tak mudah menyentuh seluruh pelanggan hingga pelosok. Seperti diketahui, sepanjang 2017, Telkomsel memiliki total pelanggan prabayar dan pascabayar sebanyak 196,3 juta.

“Kami berkomitmen untuk terus berupaya secara maksimal melakukan edukasi dan sosialisasi kebijakan registrasi prabayar. Kami menyadari upaya ini tidak mudah mengingat pelanggan Telkomsel tersebar di seluruh Indonesia, tidak hanya di kota besar, namun juga hingga rural, pedesaan, pelosok dan perbatasan negara,” katanya.

Dari data terakhir, sebanyak 328,33 juta nomor atau tepatnya 328.332.548 nomor prabayar teregistrasi hingga pekan kedua April 2018.

Adapun, data tersebut merupakan hasil rekonsiliasi antara operator dan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri. Awalnya, tercatat 438,57 juta nomor atau tepatnya 438.576.494 nomor prabayar yang terdaftar di Direktorat Jenderal Dukcapil.

Tag : seluler

Editor : Demis Rizky Gosta

Related posts

Leave a Comment