Jelang Vonis, Kondisi Setya Novanto Sehat Walafiat


KRICOM – Jelang sidang vonis terdakwa kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP, Setya Novanto terlihat sehat walafiat. Majelis hakim pengadilan Tipikor mengagendakan sidang putusan untuk Setya Novanto pada Selasa (24/4/2018) besok.

Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara KPK, Febri Diansyah melalui pesan singkatnya kepada kricom.

“Sejak kemarin sampai siang ini kondisi SN (Setya Novanto) terlihat baik,” kata Febri Diansyah melalui pesan singkatnya, Senin (23/4/2018).

Bahkan, mantan aktivis ICW itu menyebut mantan ketua DPR RI tersebut bahkan sudah makan secara teratur. “Makan juga teratur kemarin. Hari ini juga demikian (teratur),” ujarnya.

Febri menyebut, Novanto sudah mulai kalem. Mantan Ketua Umum Partai Golkar tersebut, kata Febri, sudah tidak mengeluhkan makanan di rumah tahanan KPK. Febri pun menyebut hal itu sebuah kemajuan. Pasalnya, saat baru ditahan Novanto seringkali mengeluhkan makanan di tahanan.

“Tidak ada keluhan terkait makanan kecuali saat awal masa penahanan,” ungkapnya.

Diketahui, Setya Novanto ditetapkan jadi tersangka kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP oleh KPK usai perjalanan panjang yang berliku. Status terdakwa Setya Novanto saat ini merupakan buah hasil dari penetapan status tersangka dua kali oleh KPK terhadap Novanto.

Baca Juga : Setnov sempat Minta Berobat ke Dokter Terawan

Saat itu, Novanto menjabat sebagai Ketua DPR RI. Novanto dikenal licin selama proses penetapan status tersangka terhadap Novanto. Bahkan, KPK sampai dua kali menetapkan status tersangka untuk Novanto.

Kali pertama penetapan tersangka, Novanto berhasil lolos usai mengajukan permohonan praperadilan yang dimenangkannnya. Namun demikian, KPK tidak mau melepas begitu saja.

Lembaga antikorupsi itu pun kembali membukakan penyelidikan baru untuk Setya Novanto. Kemudian KPK berhasil menetapkan status tersangka untuk Setya Novanto usai menemukan dua alat bukti yang cukup.

Namun, bukannya menyerahkan diri saat hendak ditangkap, Novanto justru menghilang sampai akhirnya diketahui Novanto mengalami kecelakaan di Jalan Permata Berlian, Jakarta Selatan.

Usai kecelakaan, Novanto resmi ditahan KPK. Tidak terima ditahan paksa. Pihak Setya Novanto mengajukan praperadilan. Sayang, praperadilan tersebut harus gugur saat Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta membacakan dakwaan atas Setya Novanto.

Related posts

Leave a Comment