Makin 'Kreatif', Pengedar Narkoba Ubah Alas Truk Jadi Tempat Penyimpanan Ganja


KRICOM – Para pengedar narkotika Indonesia terus menemukan cara-cara yang ‘kreatif’ demi menghindar dari kejaran pihak berwajib. Salah satunya terlihat dari aksi para anggota sindikat pengedar ganja jaringan Aceh-Jakarta.

Sebanyak 142,8 kilogram ganja yang dikirim oleh jaringan pengedar narkotika dari Aceh ke Jakarta, Senin (9/4/2018) menggunakan truk pengangkut barang. Untuk menyamarkan aksinya, para pengedar menyulap ruang pengangkutan belakang truk.

Dari keterangan pihak kepolisian, alas ruang pengangkutan dibongkar untuk kemudian menjadi tempat penyimpanan ratusan kilogram ganja, untuk kemudian ditutup papan sehingga ruangan tersebut tampak ‘normal’.

“Kemudian ganja dimasukkan di bawah alas truk. Untuk mengelabui petugas,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Argo Yuwono, Selasa (24/4/2018).

Beruntung, polisi tidak mudah percaya dengan alas pada ruang pengangkutan truk. Kemudian dibongkar alas ruang pengangkutan. “Ditemukan 150 bungkus narkotika. Total beratnya 142,8 kilogram,” papar Argo.

Baca Juga : Pekan Depan, Polisi Limpahkan Berkas Arseto ke Kejaksaan Tinggi

Adapun sopir truk pengiriman narkotika ini berinisial HT. Dia ditangkap di Binjai, Sumatera Utara, Senin (19/4/2018) kemarin. Tidak cukup menangkap HT, polisi membekuk pula ZL, ‘arsitek’ dari pengiriman ganja dari Aceh ke Jakarta ini.

Setelah membekuk ZL, polisi menangkap empat orang yang tergabung sebagai ‘tim penerima’ ganja di Jakarta. Keempatnya berinisial NSN, JV, FS dan DN.

Menariknya, empat orang dari tim penerima ini dikendalikan oleh NC alias JY yang merupakan seorang narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cipinang.

Related posts

Leave a Comment