Tega Cabuli dan Ancam Sebar Foto Bugil Anak di Bawah Umur, Suherman Dibekuk Polisi


KRICOM – Seorang wanita seharusnya dilindungi serta dijaga, namun berbeda dengan Suherman yang tega mencabuli dan mengancam akan menyebarkan foto bugil sang kekasih yang masih di bawah umur.

Diketahui korban berinisial YN (16) remaja wanita yang masih duduk di bangku sekolah kelas 1 SMA menjadi korban pencabulan oleh pacarnya sendiri bernama Suherman (26).

Kejadian pencabulan pada satu tahun lalu yakni sekitar awal bulan April 2017. Namun, korban baru melaporkan hal tersebut lantaran diancam akan menyebarkan foto bugil dirinya ke media sosial jika melaporkan perlakuan Suherman kepada orangtua korban.

“Korban ini diancam foto bugilnya akan disebar di media sosial kalau korban melaporkan tindakan pelaku kepada orang tua korban,” ucap Bripka Anwar Fadilah, Kasi Humas Polsek Babelan kepada Kricom, Senin (23/4/2018).

Kejadian sekitar pukul 10.30 WIB saat korban pulang sekolah dan berjanjian bertemu dengan pelaku yang merupakan pacarnya. Setelah bertemu dengan pelaku, korban diajak oleh pelaku ke rumah kontrakan pelaku yang berada di Kampung Penggilingan Tengah, Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.

Karena ajakan sang pacar, korban menerima ajakannya untuk berkunjung ke rumah pelaku. Namun, saat tiba di rumah kontrakan, pelaku langsung mengeluarkan jurus rayuannya sehingga korban terlena. Di saat itu pelaku langsung melancarkan aksi bejatnya.

Baca Juga : Modal Duit Rp 3.000, Kakek Tua Tega Gagahi Enam Bocah SD

Korban awalnya menolak, namun pelaku mengeluarkan jurus rayuannya dengan berjanji akan menikahinya. Sehingga korban pasrah dengan perlakuan pelaku.

Namun, pada Minggu (22/4/2018) korban diancam oleh pelaku akan menyebarkan foto bugilnya ke media sosial. Mendengar hal tersebut, korban langsung menceritakan kejadian tersebut kepada orang tuanya dan langsung melaporkan ke pihak kepolisian Polsek Babelan.

“Korban diantar oleh orang tuanya melapor ke kami dan kami langsung bergerak dan mengamankan pelaku,” kata Anwar.

Berdasarkan pengakuan, Suherman mengaku telah berpacaran oleh korban selama tiga tahun. Suherman tak tahan dengan hawa nafsunya sehingga melampiaskan kepada pacarnya.

Kini, Suherman harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dibalik jeruji besi dan dikenakan Pasal 82 Ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

Related posts

Leave a Comment