PM Pakistan: Konflik di Afghanistan Sangat Merugikan

Demi kebaikan kedua negara, kita harus saling bantu membina perdamaian, kemajuan ekonomi dan hubungan kedua negara demi kemakmuran regional, kata Imran khan.

Hubungan antara Pakistan dan Afghanistan tegang sejak bertahun-tahun karena adanya saling curiga bahwa kelompok militan yang berpangkalan di masing-masing negara melancarkan serangan di negara lainnya. Pakistan mengklaim berjasa mengatur perundingan damai yang sedang berlangsung antara Amerika dan Taliban di Qatar, dan berharap perdamaian akan mengakhiri konflik yang telah berlangsung puluhan tahun di Afghanistan.

Para pemimpin pemberontak dituduh menggunakan kawasan Pakistan untuk memperkuat posisi mereka di Afghanistan, tuduhan yang dibantah Pakistan. (ii)

Lanjut ..

Badai Fani Melemah, Bangladesh Terhindar dari Bencana Besar

Dalam 24 jam sebelum badai itu tiba, sekitar 1,2 juta orang di India dievakuasi, kata Pasukan Tanggap Darurat Bencana Nasional India, sehingga mencegah jatuhnya korban yang lebih besar. Di Bangladesh, satu juta orang diungsikan.

Badai Fani telah diturunkan tingkatnya menjadi depresi tropis ketika menyapu Bangladesh. “Sudah tidak ada kekhawatiran akan terjadinya bencana besar, karena badai sudah melemah,” kata Direktur Departemen Meteorologi Bangladesh Shamsuddin Ahmed. [vm]

Lanjut ..

Korsel Desak Korut Stop Tingkatkan Ketegangan

Seoul mengatakan pihaknya mengharapkan Pyongyang untuk memulai kembali dialog sesegera mungkin.

Korut menembakkan rentetan rudal dari Kota Wonson di bagian timur ke laut di lepas pantai timur Korea selepas pukul 9.00 pagi waktu setempat, kata Kepala Staf Gabungan Korsel dalam pernyataan.

Itu adalah provokasi terbaru Korut menyusul gagalnya perundingan nuklir dengan AS.

Presiden AS Donald Trump hari Sabtu mengatakan dia masih meyakini perjanjian dengan pemimpin Korut Kim Jong Un akan terjadi. Lewat Twitter, Trump mengatakan Kim

“menyadari sepenuhnya potensi ekonomi Korut dan tidak akan mengusik atau mengakhirinya.” Trump menambahkan mengenai Kim, “Dia juga tahu bahwa saya bersamanya dan (dia) tidak mau mengingkari janjinya kepada saya. Perjanjian akan tercapai.”[vm]

Lanjut ..

Korut Kukuhkan Uji Coba Beberapa Peluncur Roket

“Tujuan latihan itu adalah untuk mengestimasi dan menginspeksi kemampuan operasi dan akurasi kinerja dari beberapa peluncur roket jarak jauh dan senjata-senjata taktis,” kata laporan KCNA.

Uji coba itu adalah upaya terbaru Korut untuk meningkatkan tekanan secara bertahap dan memperlihatkan frustasinya terhadap AS dan Korea Selatan, sejak gagalnya perundingan nuklir.

Pernyataan Pyongyang itu tidak mengandung ancaman eksplisit atau bahkan menyebut AS atau Korsel. Seoul, Jumat (3/5), mengecam peluncuran itu sebagai aksi provokatif dan merupakan pelanggaran atas perjanjian militer antar Korea. [vm]

Lanjut ..

Pentagon: Militer China Gunakan Pendekatan Terlarang untuk Peroleh Teknologi AS

Kepada wartawan hari Jumat (3/5) di markas besar militer Amerika, Pentagon, Dirjen Urusan Keamanan Indo-Pasifik Randall Schriver mengatakan, China sering menggunakan taktik yang hampir menyamai konflik bersenjata untuk mencapai tujuannya menjadi “militer kelas dunia pada tahun 2049,” mulai dari ancaman dan paksaan terhadap media dan akademisi sampai mengganggu sistem kapal-kapal di perairan internasional di Laut Cina Selatan.

Laporan itu mengatakan China menggunakan pendekatan terlarang itu untuk mendapatkan teknologi tingkat militer dari Amerika, berkisar dari anti-kapal selam sampai peralatan penerbangan.

Menurut Schriver, China “sangat agresif” pada modernisasi dan telah membuat “kemajuan signifikan” dalam pengembangan rudal balistik dan rudal jelajah, tetapi ia tidak sampai menyebut China sebagai musuh. (ka)

Lanjut ..

Korsel Berupaya Pastikan Keselamatan Pembelot yang Ditahan China

Berbicara kepada wartawan di Seoul hari Jumat, Kang tidak merinci kasus itu, yang ia sebut “sangat sensitif.”

“Keselamatan mereka terancam. Ini juga memerlukan pembahasan yang pelik dengan negara penampung mereka, di manapun mereka berada,” ujar Kang.

Kelompok pembelot itu menghadapi kemungkinan pemulangan paksa ke Korea Utara, di mana mereka mungkin akan dijatuhi hukuman antara lain kerja paksa, dipenjarakan, disiksa atau dieksekusi.

China tidak mengakui warga Korea Utara itu sebagai pengungsi. Negara itu menganggap mereka sebagai migran ekonomi ilegal dan secara rutin mengirim mereka kembali ke Korea Utara.

Kelompok tersebut ditangkap bulan lalu di Liaoning, provinsi di bagian timur laut, setelah menyeberangi Sungai Yalu yang memisahkan China dan Korea Utara, kata para aktivis.

Di antara mereka yang ditahan adalah seorang bocah perempuan berusia sembilan tahun. Ibu anak itu, yang meninggalkan Korea Utara beberapa tahun silam dan sekarang tinggal di Korea Selatan, telah muncul di beberapa protes di Seoul, memohon pihak berwenang untuk berupaya membebaskan putrinya.

Perjalanan dari Korea Utara semakin berbahaya dalam tahun-tahun belakangan ini, karena China meluaskan pengintaiannya di dekat perbatasannya dengan Korea Utara.

Pada 2018, 1.137 warga Korea Utara membelot ke Korea Selatan, sebut Kementerian Unifikasi Korea Selatan. Sepuluh tahun silam, angka tersebut hampir tiga kali lipat lebih banyak.

Meskipun tidak sering, China pada masa lalu membebaskan pembelot Korea Utara. Pada tahun 2018, China membebaskan 30 pembelot, setelah mendapat tekanan internasional, sebut laporan berbagai media.

Banyak aktivis mengeluh prioritas Korea Utara mengenai HAM telah berkurang di tengah-tengah perundingan mengenai program senjata nuklir Korea Utara. [uh]

Lanjut ..

Thailand Bersiap untuk Upacara Penobatan Raja

Bagi banyak warga Thai, ini akan merupakan kesempatan pertama mereka menyaksikan upacara penobatan.

Ayah Raja Vajiralongkorn, mendiang Raja Bhumibol Aduyadej, yang meninggal dunia tahun 2016, dinobatkan pada tahun 1950.

Upacara penobatannya akan ditayangkan di televisi.

Raja Vajiralongkorn naik takhta setelah ayahnya mangkat, tetapi baru akan dinobatkan secara resmi sekarang ini.

Raja akan bertemu tamu-tamu kehormatan dari dalam dan luar negeri pada hari Senin, yang telah dinyatakan sebagai hari libur umum.

Sementara monarki konstitusional Thailand memiliki kekuasaan politik terbatas, sebagian besar warga Thailand memuja keluarga bangsawan yang dianggap hampir seperti dewa. Undang-undanglese majesteyang ketat juga membuat raja praktis tidak bisa dibantah.

Hari Rabu, Raja Vajiralongkorn mengumumkan pernikahannya yang ke-empat dengan mantan pengawal pribadinya, seorang mantan pramugrari. Raja mengangkatnya sebagai Ratu Suthida.

Raja memiliki tujuh anak dari tiga pernikahan sebelumnya. [uh]

Lanjut ..

Bebas, Perempuan Vietnam yang Diadili dalam Kasus Pembunuhan Kim Jong-nam

Huong mengaku bersalah atas tuduhan yang lebih ringan, yaitu menyebabkan cedera, bulan lalu, setelah para jaksa membatalkan dakwaan pembunuhan terhadapnya. Ia dijatuhi hukuman 40 bulan penjara dimulai dari sejak ia ditahan dan dibebaskan lebih cepat karena berkelakuan baik.

Tersangka lainnya, warga negara Indonesia Siti Aisyah, dibebaskan pada Maret lalu setelah para jaksa tanpa diduga-duga membatalkan tuduhan pembunuhan terhadapnya.

Mereka berdua dituduh membunuh Kim Jong-nam di bandara Kuala Lumpur pada Februari 2017, setelah mengusapkan racun saraf mematikan ke wajahnya. Keduanya mengaku mereka mengira sedang ambil bagian dalam lelucon yang tidak membahayakan dalam acara realitas di televisi.

Para pejabat Korea Selatan dan Amerika menyatakan pemerintah Korea Utara memerintahkan pembunuhan Kim. Empat warga Korea Utara juga dituduh dalam kasus pembunuhan tersebut, tetapi mereka melarikan diri dari Malaysia pada hari Kim dibunuh. [uh]

Lanjut ..

Siklon Fani Landa India Timur, Setidaknya 3 Tewas

Lebih dari satu juta orang menuruti peringatan pemerintah dan mengungsi ke tempat-tempat perlindungan sebelum badai melanda daratan.

Setidaknya 200 perjalanan kereta dibatalkan di seluruh India.

Bandara di Kolkata, ibukota Bengal Barat, ditutup Jumat sore hingga Sabtu pagi.

Jalan raya menuju Puri, kota wisata yang populer, tidak bisa dilewati karena pohon dan tiang listrik tumbang.

Bangladesh, yang juga terletak di jalur badai, memerintahkan evakuasi 2,1 juta orang. Pelacak topan Tropical Storm Risk menyebut Fani sebagai badai kategori 4, satu tingkat di bawah terburuk.

Masyarakat yang jauh dari pantai juga bersiap menghadapi banjir besar. (ka)

Lanjut ..

Topan Fani Mendekati India, Lebih 1 Juta Warga Mulai Dievakuasi

Pelacak topan, Tropical Storm Risk, menyatakan Fani sebagai badai kategori 4, satu tingkat di bawah terburuk. Peringatan merah yang merupakan tingkat tertinggi dikeluarkan untuk curah hujan yang sangat deras dan kondisi laut berbahaya pada Jumat di Odisha dan Sabtu (4/5) di Bengal Barat.

Para pejabat juga meminta wisatawan meninggalkan kota pantai Puri, tempat Candi Konark abad ke-13 yang ditetapkan UNESCO sebagai Situs Warisan Dunia, dan Jagganath, salah satu candi paling suci dalam agama Hindu.

Komunitas yang jauh dari pantai juga siaga akan banjir besar.

Musim topan Samudra Hindia utara tidak jelas kapan berawal dan berakhirnya seperti musim topan Atlantik. Tetapi, ada dua masa kegiatan utama yaitu akhir April hingga awal Juni, dan Oktober hingga November.

Fani adalah yang pertama dalam musim topan 2019. [ka]

Lanjut ..

Ancaman Serangan Teror Baru, Sekolah dan Gereja di Sri Lanka Ditutup

Kardinal Malcolm Ranjith adalah uskup agung yang telah mengkritisi kegagalan pemerintah Sri Lanka mengambil tindakan preventif terhadap informasi yang diberikan badan intelijen India sebelumnya tentang potensi serangan pada hari Paskah 21 April lalu. Dalam suratnya, Ranjith mengatakan ia menutup seluruh gereja dan sekolah Katholik, dan membatalkan misa untuk publik di Sri Lanka “hingga pemberitahuan lebih lanjut.’’

“Demi kebaikan Anda sendiri, kami telah memutuskan untuk menutup institusi-institusi itu,” tulisnya.

Juru bicara gereja, Pastur Edmund Thilakaratne, dalam wawancara dengan Associated Press memastikan keotentikan surat Kardinal Ranjith, tetapi menolak merinci lebih jauh.

Kelompok militan di Sri Lanka yang terkait ISIS melakukan serangkaian serangan terhadap gereja dan hotel mewah di Sri Lanka pada hari Paskah lalu, menewaskan sedikitnya 257 orang dan melukai lebih dari 500 lainnya. (em)

Lanjut ..

Kemlu Panggil Duta Besar Vietnam pasca Insiden Kapal RI dan Vietnam

WASHINGTON DC (VOA) — Selang dua hari setelah insiden di Laut Natuna Utara di mana KRI Tjiptadi 381, kapal TNI Angkatan Laut, ditabrak dua kapal pengawas milik Dinas Perikanan Vietnam ketika sedang menangkap kapal nelayan ilegal, Kementerian Luar Negeri Senin (29/4) siang memanggil Duta Besar Pham Vinh Quang untuk menyampaikan nota protes atas insiden di Laut Natuna Utara itu. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Arrmantha Nasir (foto: dok) Ditemui wartawan seusai pertemuan itu, juru bicara Kemlu Arrmanatha Natsir mengatakan menyesalkan kejadian yang melibatkan kapal Dinas Perikanan Vietnam KN 213 dan…

Lanjut ..

Dua Pekerja Bangunan dari China Dibebaskan di Nigeria

Tetapi setelah dikejar oleh polisi, para penculik meninggalkan kedua orang itu, kata juru bicara kepolisian negara bagian Ebonyi Loveth Odah.

“Mereka diselamatkan pada Sabtu pagi,” kata Odah. “Tekanannya sangat besar pada para penculik sehingga mereka harus meninggalkan korban penculikan itu dan melarikan diri. Kedua korban diselamatkan di hutan lebat tanpa terluka,” tambahnya.

Beberapa perusahaan China mengerjakan proyek infrastruktur bernilai miliaran dolar di Nigeria, termasuk membangun jaringan kereta api, bandara, dan jalan. Pekerja dari China berulang kali menjadi sasaran penculikan.

Penculikan untuk tebusan adalah hal biasa di Nigeria, terutama di bagian selatan yang kaya minyak. [lt]

Lanjut ..

Penggerebekan di Bangladesh, 2 Tersangka Ekstrimis Islamis Tewas

Tembakan itu diikuti oleh ledakan yang menghancurkan dinding rumah, tambah komandan Batalyon Gerak Cepat (RAB).

Empat orang lainnya ditahan ditangkap, termasuk seorang penjaga dan imam masjid di dekat rumah itu, tambah Letkol Billah.

Bangladesh meluncurkan tindakan keras terhadap ekstremisme Islamis setelah serangan pada Juli 2016, ketika militan yang diilhami oleh ISIS menyerbu sebuah kafe di Dhaka dan menewaskan 22 orang, termasuk 18 orang asing. [lt]

Lanjut ..