Hukum Ini Lemah, Penista Agama Hidup Bebas Cukup dengan Minta Maaf

Portaldailynet, Surabaya – Kasus penistaan agama mencuat lagi khususnya lewat media sosial. Dalam rentang waktu belum genap satu tahun, sudah banyak akun yang melakukan pelecehan terhadap Islam. Pada bulan Januari 2018 ada satu kasus dugaan penistaan agama yang melibatkan pemilik akun Facebook Charles DoAnkzz. Ada dugaan pemilik akun melakukan penghinaan terhadap Islam. Sejumlah anggota ormas Islam melaporkan seorang pemilik akun Facebook ke Polres Dumai pada 25 Mei 2017 lalu. Ada dugaan ia menghina kata Takbir yang sangat sakral di kalangan umat Muslim. Akun Facebook bernama Reren berulah dengan menulis status…

Read More

Langkah Awal Demokrat dalam Gerakan #2019GantiPresiden

Portaldailynet, Surabaya – Kesuksesan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF-MUI) menggiring gubernur DKI “Sang Penista Agama” Basuki Tjahaja Purnama ke jeruji besi merupakan langkah awal menuju perubahan kondisi. Keberhasilan berikutnya adalah menghantarkan pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno menjadi orang nomor satu di DKI Jakarta. Gerakan Nasional Pengawal Fatwa atau GNPF menggelar Ijtima’ Ulama yang berlangsung sejak 27 hingga 29 Juli 2018. Ketua GNPF sekaligus penanggung jawab acara Yusuf Muhammad Martak mengatakan pertemuan ulama ini bertujuan menjadi forum menyampaikan aspirasi umat ihwal koalisi keumatan untuk pemilihan presiden 2019. Acara pertemuan…

Read More

Antara Isu Tahun Politik dan Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK

Portaldailynet, Surabaya – Situasi perpolitikan Indonesia menjelang Pilpres 2019 semakin menghangat. Hal ini bisa terlihat bagaimana serunya partai-partai politik mencalonkan para kadernya untuk berlaga dalam Pilpres mendatang. Apalagi setelah munculnya gerakan #2019GantiPresiden, seakan-akan angin kencang akan menerpa sang penguasa hari ini. Sehingga dengan berbagai cara dilakukan untuk mempertahankan posisinya. Kita akan ambil beberapa sampel, bagaimana bisa seorang Tuan Guru Bajang Zainul Majdi yang ikut serta dalam aksi 212 berbalik haluan melakukan koalisi dengan mencalonkan diri sebagai cawapres mendampingi Jokowi. Ini adalah cara untuk membuyarkan konsentrasi lawan politiknya. Sebagaimana berita yang…

Read More

Media, Politik Pencitraan Menggerus Nalar Bangsa

Portaldailynet, Surabaya – Hiruk pikuk politik telah menyeret kata pencit­raan ke aura persaingan. Kesan itu teramat sering kita dengar dari orang yang tidak sepihak dengan kandidat yang bukan bagiannya. Ada anggapan bahwa kata pencitraan memersonifikasi figur yang terlalu dibuat-buat, amatiran, dan juga dadakan. Kesan lain seolah kata pencitraan menyudutkan orang yang berbuat bukan karena kebiasaan. Lalu, apa sebenarnya kata pencitraan itu? Di dalam kajian sastra, pencitraan menjadi rasa yang dimunculkan oleh sebuah karya. Kesan itu ditangkap oleh indra, yang memantul berupa indah dan rasa. Citraan pun menjadi jiwa di dalam…

Read More

Pemilu 1999: Parpol Islam dan Nasionalis Berlaga tanpa Komunis

Portaldailynet, Jakarta – Supeni Pudjobuntoro berusia 81 tahun pada 1999. Pada usia senja itu mantan wakil menteri luar negeri di era Presiden Sukarno tersebut berjibaku memimpin Partai Nasional Indonesia (PNI) menghadapi Pemilihan Umum pertama sejak Soeharto lengser. Sepekan setelah pemilu digelar pada 7 Juni 1999, hari ini 19 tahun lalu, Supeni tampak pesimistis mengenai partainya. Kepada New York Times, Supeni berkata, “Insyaallah, Megawati akan menang. Indonesia membutuhkan seseorang seperti dia saat ini.” Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) besutan Megawati memang tengah digandrungi banyak orang saat itu. Citra sebagai tokoh oposisi Orde Baru dan…

Read More

Pengesahan Undang-Undang Antiterorisme di Hari Baik Bulan Baik

Portaldailynet, Jakarta – Jika tak ada aral melintang, pada Jumat, 25 Mei 2018, DPR RI akan menggelar Rapat Paripurna dengan agenda tunggal Pengesahan Rancangan Undang Undang Antiterorisme menjadi Undang Undang. Jika sesuai harapan maka ini adalah akhir yang manis dari perdebatan lebih dari dua tahun seputar pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tengtang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, yang lebih populer dengan sebutan RUU Antiterorisme itu. Kesepakatan yang dicapai Pemerintah dan DPR untuk mempercepat penyelesaian revisi RUU Antiterorisme tersebut tentunya sesuai dengan keinginan Presiden Joko Widodo agar pembahasan masalah tersebut dipercepat.…

Read More

Ibu Korban “Sembako Maut” Pingsan Usai Melapor Bareskrim

RMOL. Komariah (49) pingsan di Bareskrim Polri. Dia tak sadarkan diri usai melaporkan Dave Revano, ketua panitia penyelenggara bagi-bagi sembako di silang Monas, Jakarta, Sabtu (28/4) lalu. Komariah tak terima anaknya, Muhammad Rizky Syahputra (10), meninggal usai mengantri sembako.

Sebelum pingsan, Komariah yang matanya masih sembab lantaran terus mengeluarkan air mata, memanggil-manggil nama buah hatinya.

“Rizky..Rizky..,” teriaknya saat dibopong ke dalam balai wartawan Bareskrim, Gambir, Jakarta, Rabu (2/5).

Dari pantauan, Komariah terlihat sangat terpukul kehilangan anak laki-lakinya. Hal itu terlihat ketika dirinya bersama kuasa hukum melapor di Bareskrim, air matanya terus jatuh dan raut mukanya lusuh meratapi mengapa Rizky bisa meninggalkanya lebih cepat.

Dave Revano Santosa, Katua Panitia Penyelenggara acara Forum Untukmu Indonesia (FUI) resmi dilaporkan oleh Muhammad Fayyadh kuasa hukum ibu korban, Dave diduga lalai dalam menyelenggarakan acara tersebut hingga mengakibatkan dua nyawa bocah yakni Rizki dan Mahesa melayang sia-sia.

“Saya kesini untuk melaporkan tindak pidana kelalaian yang menyebabkan hilangnya nyawa orang lain,” kata Fayyadh usai melapor.

Laporan Komriah diterima oleh Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Bareskrim dengan No LP/578/V/2018/Bareskrim. Ketua Panitia Dave Revano Santosa diduga melanggar pasal 359 KUHP dengan tindak kelalaian yang menyebabkan meninggalnya orang dengan ancaman lima tahun penjara.[dem]

Read More

PDIP Gelar Try-Out SBMPTN, Hasanah Berjanji Genjot Beasiswa

JPNN.com, BANDUNG – PDI Perjuangan menggunakan pendekatan kekinian untuk menarik simpati pemilih di Jawa Barat agar mendukung duet TB Hasanuddin-Anton Charliyan (Hasanah) pada pemilihan gubernur Juni mendatang. Partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu menggelar try-out atau atau percobaan tes Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).
Read More

Ketum PPP Ogah Disebut Rival Ketum PKB Sebagai Cawapres Jokowi

RMOL. Ketua Umum PPP M. Romahurmuziy alias Gus Rommy mengatakan dirinya belum pernah mengajukan diri sebagai Cawapres untuk petahana Joko Widodo.

“Saya belum pernah mengajukan diri sebagai Cawapres, begitu juga PPP belum mengajukan ketua umumnya yang bernama Romahurmuziy,” kata Rommy di kantor TVRI dalam acara Alumni Teladan, Minggu (29/4).

Sambung dia, pihaknya baru mengajukan usul kriteria Cawapres kepada Jokowi. Kriteria yang dimaksud berdasarkan Munas Alim Ulama adalah santun, santri, berpihak pada ulama dan dari kaum muda.

“Kaum muda di sini karena berdasarkan demografi, pemilih muda jumlahnya banyak pada tahun 2019,” tambah Rommy yang juga anggota DPR RI itu.

Sementara itu, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menurut Rommy sudah secara jelas mendeklarasikan diri sebagai Cawapres Jokowi. Berdasarkan Munas Alim Ulama, Cak Imin juga masuk sebagai kriteria cawapres Jokowi.

Kendati demikian, Rommy tidak mau disebut sebagai rival Cak Imin dalam perebutan Cawapres tersebut.

“Tidak ada rivalitas di sini karena saya belum mengajukan diri, tunggu saatnya Pak Jokowi mengumumkan itu, namun jika dimintakan pandangan saya akan berikan pandangan,” pungkasnya. [rus]

Read More

PDIP: Rekaman Suara Rini Soemarno Tidak Gerus Elektabilitas Jokowi!

RMOL. Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menilai rekaman suara telepon yang diduga Menteri BUMN, Rini Soemarno dengan Direktur Utama PLN, Sofyan Basir tidak akan menggerus tingkat keterpilihan alias elektabilitas dari Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dalam ajang Pilpres tahun 2019 nanti.

Menurut dia, Jokowi sama sekali tidak ada urusannya dengan masalah pembagian saham proyek-proyek storage LNG di beberapa daerah yang diduga melibatkan kakak kandung Rini, Arie Hernanto Soemarno.

“Pak Jokowi kan sosok yang bersih, pekerja keras,” tegasnya saat ditemui di Season City Mall, Jakarta Barat, Minggu (29/4).

Justru menurut dia, jika memang seorang menteri melibatkan keluarganya dalam suatu proyek, maka itu merupakan bentuk nyata dari pelanggaran dari perintah Jokowi sendiri.

Diketahui, mengetahui rekaman yang mirip suara Rini dan Sofyan beredar luas. Atas hal itu, Sofyan berencana melakukan langkah hukum demi mencari tahu pelaku penyebarnya.

Disinggung mengenai rencana tersebut Hasto mempersilahkan, namun yang pasti, pihaknya tidak setuju jika ada keluarga yang campur tangan dalam urusan negara.

“Ya kita negara hukum. Semua pihak yang merasa dirugikan, proses hukum. Itu merupakan langkah hukum yang berkeadilan. Tapi sekali lagi yang kami lihat adalah ketika keluaga campur tangan dalam urusan negara itu tidak bisa dibenarkan,” Demikian Hasto. [nes]

Read More