162 Unit Rumah Tidak Layak Huni di Kota Solok Dibedah

Kota Solok, Gatra.com – Pemerintah Kota Solok, Sumatera Barat membedah sebanyak 162 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) melalui bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) 2019.

Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Solok, Refendi menyebutkan, masyarakat yang mendapat bantuan tersebut, merupakan masyarakat yang berpenghasilan rendah.

“Program bedah rumah ini sebagai upaya mengurangi beban masyarakat berpenghasilan rendah dalam mewujudkan impiannya memiliki rumah layak huni,” ujarnya, Kamis (21/03).

Dikatakan Refendi, 162 unit rumah yang akan dibedah tersebar di empat kelurahan. Diantaranya, Kelurahan Aro IV Korong, Pasar Pandan Airmati (PPA), serta Kampung Jawa, masing-masing sebanyak 40 rumah, dan Kelurahan Laing 42 rumah.

Besaran bantuan untuk masing-masing rumah, kata Refendi, sebesar Rp17,5 juta. “Rinciannya, Rp15 juta untuk material dan sisanya untuk upah tukang (orang yang bekerja membuat rumah-red),” jelasnya.

Sementara, 2018, program RTLH sudah teralisasi sebanyak 109 unit dari 112 unit rumah yang ditargetkan. “Tahun lalu, upah tukang tidak diberikan. Makanya, hanya 109 unit terealisasi. Selebihnya, masyarakat tidak mampu bayar upah tukang,” ungkapnya.

Arcis (45) seorang penerima bantuan menyebutkan, sebelumnya, rumah mereka hanya rumah kayu, sekarang sudah rumah permanen.

“Biaya pendidikan saat ini juga cukup besar, belum lagi buat beli peralatan sekolah dan belanja anak sehari- hari, jadi tidak ada uang untuk memperbaiki rumah,” ujarnya.


Reporter: Nella Marni

Editor: Zulfikar Efendi

Original Source

Related posts

Leave a Comment