4 Kasus Manusia Tewas Gara-Gara Hewan di Indonesia

Keberadaan tawon vespa belum lama ini meresahkan warga Klaten, Jawa Tengah. Akibat serangan tawon berjenis Vespa Affinis ini, hingga tahun 2018, total telah ada tujuh warga meninggal dunia akibat tersengat.

“Adapun rinciannnya sebanyak 2 orang pada tahun 2017 dan 5 orang pada tahun 2018 lalu,” ungkap Kepala Dinas Pemadam dan Kebakaran (Damkar) Klaten, Nur Khodik.

Dengan jatuhnya korban, warga pun yang dibantu dengan petugas damkar setempat melakukan pemusanahan sarang tawon di sejumlah titik. Tercatat jumlah pemusnahan yang telah dilakukan di wilayah Klaten selama dua tahun terakhir mencapai lebih dari 400 lokasi sarang tawon.

“Tahun 2017 Damkar melaksanakan eradikasi sebanyak 217 lokasi sarang tawon Vespa Affinis. Sedangkan pada tahun 2018 kemarin jumah penanganan eradikasi mencapai 207 sarang,” sebut Khodik.

Di tahun 2019 di aku Khodik, antrean untuk memusnahkan tawon yang dikenal oleh penduduk lokal dengan sebutan tawon endhas ini telah menumpuk.

“Dari tanggal 1 – 11 Januari 2019, Damkar Klaten telah melakukan eradikasi sebanyak 18 lokasi sarang Vespa Affinis. Sementara itu jumlah laporan yang mengantre untuk eradikasi (pemusnahan total) sudah mencapai 22 laporan,” ujarnya.

Lantas bagaimana cara penanganannya?

Proses eradikasi yang dilakukan tim OTT Damkar Klaten tidak dengan membakar sarang tawon, namun dengan cara menghisap tawon dari sarang.

Caranya dengan menggunakan alat blower yang biasanya digunakan untuk menyedot asap saat terjadi kebakaran.

“Blower ini biasanya untuk menghisap asap tapi kita modifikasi untuk penanganan sarang tawon ini. Dengan cara ini bisa meminimalisir kerusakan bangunan. Kalau dengan dibakar nanti akan ikut merusak bangunan,” tutur petugas tim Operasi Tangkap Tawon (OTT) Damkar Klaten, Eddy Setiawan.

Sedangkan untuk warga yang terkena sengatan tawon bisa dikompres dengan menggunakan es batu, dilanjutkan dengan minum obat antibiotik.

Original Source

Related posts

Leave a Comment