5 Hari Jelang Debat Perdana, Prabowo-Sandi Sudah Terima 20 Daftar Pertanyaan

Merdeka.com – Wakil Ketua BPN Badan Pemenangan Nasional (BPN), Prabowo SubiantoSandiaga Uno, Priyo Budi Santoso menyatakan pihaknya telah menerima daftar pertanyaan debat Pilpres 2019 dari KPU RI.

BERITA TERKAITRekomendasi Rakornas PDIP, Menangkan Jokowi-Ma’ruf Sampai Kawal Kebijakan PemerintahPDIP Kirim Ucapan Selamat, BPN Prabowo Sebut ‘Sindiran Supaya Kita Mati’KPU Tak Terima Revisi Visi Misi, Kubu Prabowo Sindir Jokowi-Ma’ruf Ubah Foto

Akan tetapi, dia mengaku dilarang untuk memaparkan daftar pertanyaan yang akan diterima oleh capres dan cawapres untuk debat pertama tersebut.

“Dipastikan sudah (menerima), tapi jangan nanya apa saja. Tidak boleh,” kata Priyo di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (12/1).

Dia menjelaskan, dari daftar pertanyaan yang diterima, tidak ada satupun yang dipermasalahkan oleh Prabowo ataupun Sandiaga.

“Tidak masalah, sedahsyat apapun, mereka sekelas negarawan. Pertanyaan top, kritis, dan akan kami jawab oleh calon kami,” ucapnya.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menyerahkan daftar pertanyaan mengenai debat capres cawapres kepada tim pasangan calon hari ini. Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi menyatakan penyerahan kisi-kisi debat perdana akan dilakukan usai rapat finalisasi dengan para moderator hari ini.

“Pada kesempatan nanti kan dapat pertanyaan yang sudah kami rapikan hari ini, seharusnya sudah kami sampaikan kepada tim sukses masing-masing hari ini,” ujar Pramono di Hotel Bidakara, Kamis (10/1/2019).

Jumlah soal debat capres cawapres mencapai 20 pertanyaan yang terkait tema hukum, HAM, korupsi, dan terorisme. Pramono menyebut soal tidak berbentuk pilihan ganda ataupun pertanyaan yang menuntut jawaban berupa hafalan.

20 pertanyaan tersebut telah disusun oleh enam panelis yaitu Hikmahanto Juwana (Guru Besar Hukum UI), Bagir Manan (Mantan Ketua MA), Ahmad Taufan Damanik (Ketua Komnas HAM), Bivitri Susanti (Ahli Tata Negara), Margarito Kamis (Ahli Tata Negara), dan Agus Rahardjo (Ketua KPK).

Reporter: Ika Defianti

Sumber: Liputan6.com[lia]

Original Source

Related posts

Leave a Comment