Bangka Cultural Wave Festival di Pulau Bangka. Tilik Acaranya

TEMPO.CO, Jakarta -Bangka Cultural Wave Festival di Pulau Bangka akan diadakan di De Locomotief, Pantai Tongaci, di Pulau Bangka pada 2-7 April 2019. Tema Bangka Cultural Wave Festival tahun ini adalah “Home Coming” yang menyuguhkan ragam potensi kebudayaan dalam pertunjukan kesenian, di antaranya musik dan tari dari berbagai daerah Nusantara hingga mancanegara.

“Kami ingin Bangka lebih dikenal, sama dengan Belitung yang lokasinya digunakan dalam film “Laskar Pelangi”,” kata Staf Ahli Bidang Multikultural Kementerian Pariwisata Esthy Reko Astuti di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Senin, 25 Maret 2019.

Baca juga: Bangka Cultural Wave, Geliat Pariwisata di Selatan Sumatera

Menurut Esthy, Bangka Cultural Wave Festival adalah momentum mengemas berbagai daya tarik untuk promosi pariwisata. “Separuh acara ini dipromosikan lebih awal, 30 persen saat acara berlangsung, dan 20 persen setelahnya,” tuturnya.

Sepekan penyelenggaraan Bangka Cultural Wave Festival akan ada beberapa kegiatan utama, di antaranya Bangka Wave Carnival, Bangka Etnik Wave Performance Festival, Bangka Etnik Musik Festival, dan Bangka Art Wave. “Bangka punya beberapa karakter kegiatan,” katanya.

Esthy menjelaskan bila pendampingan diperlukan untuk menunjang mutu acara. “Ada kurator yang memang bisa memberikan pendampingan. Pendampingan agar event ini bisa menjadi lebih profesional,” tuturnya.

Dalam rangkaian Bangka Cultural Wave Festival, akan ada berbagai lomba di antaranya kompetisi barongsai, tari olahraga, kreasi lagu daerah, kreasi tari tradisi, kreasi pasir pantai, video blog, fotografi, mahyong, dan catur cina. Ada juga lomba melukis untuk anak-anak. Kemudian juga lokakarya dan bazar, juga penampilan memasak.

Artikel lain: Meriahnya Perayaan Cheng Beng di Festival Bangka Cultural Wave

Ada juga kegiatan makan bersama yang dikemas menggunakan tradisi nganggung. Selama rangkaian acara akan dimeriahkan penampilan langsung kolaborasi seni lukis dari macam-macam aliran. Demikian juga kolaborasi tarian dan musik tradisional Nusantara, Chinese Kolosal Theatrical.

Original Source

Related posts

Leave a Comment