Bawaslu Mengindikasikan Adanya Pemilihan Suara Ulang di 10 Daerah di Jateng

AKURAT.CO, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Tengah mengindikasikan adanya pemungutan suara ulang (PSU) Pemilu 2019 di 10 kabupaten/kota di wilayahnya.

Koordinator Divisi Pencegahan dan Penindakan Bawaslu Jateng, Sri Wahyu Ananingsih, menyatakan pihaknya tengah menginventarisir data pasti terkait sejumlah TPS di wilayahnya yang direkomendasikan untuk PSU.

“Kita sedang inventarisir PSU di 10 kabupaten dan kota. Sebab, kita temukan indikasi terdapat temuan pemilih yang tidak berhak menggunakan hak pilihnya, itu kejadiannya muncul di Brebes, Boyolali dan Kota Semarang,” kata Ana, Jumat (19/4/2019).

baca juga: Kantor KPU RI ‘Dikepung’ Karangan Bunga 11 Nama Anggota Polri yang Gugur saat Jalankan Tugas Amankan Pemilu 2019 Banyak Petugas KPPS Gugur karena Kelelahan, Mahfud MD Setuju Pemilu Serentak Dikaji Ulang

Selain ketiga daerah itu, PSU juga kemungkinan akan dilakukan di daerah lain berdasarkan temuan kasus yang berbeda, seperti Tegal, Jepara, Kebumen, Kabupaten Magelang, juga ada TPS yang masih dikaji kembali.

“Kalau di Semarang ada tiga potensi PSU. Yakni TPS Gajahmungkur, Genuk serta Tembalang. Kita secara keseluruhan belum bisa membocorkan daerahnya mana saja yang mau PSU. Masih diinventarisir,” katanya.

Selain indikasi PSU terjadi di sejumlah daerah, Bawaslu dalam masa tenang pemilu juga menginventarisir sejumlah dugaan politik uang di 15 daerah.

Seperti 1 kasus di Banjarnegara, Kudus satu kasus, Banyumas tujuh kasus, Boyolali dua kasus, Brebes dua kasus, Cilacap satu kasus, Demak satu kasus, Kebumen satu kasus, Kabupaten Pekalongan satu kasus, Purworejo satu kasus, Salatiga empat kasus, Kota Tegal satu kasus, Wonogiri dua kasus dan Batang dua kasus.

“Totalnya ada 27 kasus dugaan politik uang selama Pemilu 2019 digelar di Jateng. Kita punya waktu memproses kasusnya selama 14 hari,” jelas dia.[]

Original Source

Related posts

Leave a Comment