Bisnis Umroh Bergairah, Safar Targetkan 10 Ribu Jamaah

Jakarta, Selular.id – Aplikasi Safar yang baru diluncurkan hari ini, optimis dapat menggandeng 10 ribu jamaah hingga akhir tahun.

Hal itu diungkapkan Setyo Budianto, Digital Consumer Director PT Metranet (anak perusahaan Telkom), pasalnya, dia melihat bisnis umrah di Indonesia sampai 2018 dapat meraup keuntungan Rp3,16 triliun, dan angka ini didukung catatan Kementriaan Agama Republik Indonesia mengenai kenaikan jumlah jamaah umroh yang mencapai 1,1 juta di 2018.

Berkaca dari bisnis umroh di Indonesia, Setyo optimis mampu mencapai target.

“Hari ini aplikasi Safar sudah bisa diunduh di Play Store, dan kami mentargetkan 10 ribu jamaah, hingga akhir tahun,” kata Setyo, di Jakarta (02/05/19).

Dikatakan Setyo, Safar berkomitmen memberikan nilai tambah kepada calon jamaah, melalui tiga jenis layanannya.

Yaitu online marketplace, sebagai penyedia ragam biro perjalanan umroh secara online, travel mamagemen system yang mengelola data ketersediaan paket umroh secara lengkap, dan travel assistance yang merupakan pendampingan kepada calon jamaah selama proses perjalanan umroh.

Sementara Andang Sentanu, CEO Safar mengatakan, sebagai penghubung antara mitra travel umroh dengan publik, Safar ingin terus menjaga kualitas dan kontrol layanan supaya benar-benar menghadirkan nilai tambah dari segi kemudahan dan keamanan bagi para peminat umroh.

“Kami mempunya tiga fase pendampingan dan monitoring selama umroh,”tutur Andang.

Pada fase persiapan, dijelaskan Andang Safar dan mitra travel umroh yang dipilih akan mendata kelengkapan berkas jamaah, seperti tiket, paspor, visa, vaksinasi dan lainnya.

Fase keberangkatan, jamaah dapat menggunakan aplikasi Safar untuk memantau jarak dengan masjid, penginapan dan pusat perbelanjaan.

“Fase kedatangan merupakan bagian terakhir dari perjalanan, Safar menyediakan opsi dokumentasi, bahkan pencatatan alumni perjalanan untuk menjaga silahturahmi,”tutup Andang

Original Source

Related posts

Leave a Comment