Caca Duo Molek Ngaku Sering Pakai Narkoba Sejak Desember 2018

Merdeka.com – Pedangdut Cahya Wulan Sari alias Caca Duo Molek alias CC terlihat menangis saat dirinya dihadirkan konfrensi pers di Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya. Dirinya diamankan usai tertangkap tangkap usai memakai narkotika di kamar Apartemen Batavia, Jalan KH Mas Mansur, Jakarta Selatan bersama tersangka lainnya bernama Chandra, pada Jumat (11/1).

BERITA TERKAITBlusukan ke Sukabumi, Cak Imin dan Hanif Dhakiri ‘Mondok’ di PonpesSebelum Diciduk, Mucikari Vanessa Angel Ngaku Dijemput Mobil Berpelat MerahBupati Bekasi Nonaktif Ngaku Diminta Mendagri Agar Izin Meikarta Dibantu

Caca yang mengenakan baju tahanan berwarna orange juga terlihat menutupi wajahnya dengan poni rambut. Berdasarkan pengakuan, Caca tergiur karena pergaulan.

“Kalau tersangka CC kita tanya kenapa menggunakan ini (narkotika), dia sebenarnya tidak mau. Sudah gunakan Desember 2018, karena lingkungan, ya sudah mencobanya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Senin (14/1).

Argo mengatakan jika Caca memperoleh sabu tersebut dari tersangka Yahya Ansori Nasution sebanyak tiga kali. “Tiga kali. 1 gram 1 gram 1 gram, 3 kali ngambil, masih kita dalami baru tiga kali dia membeli nya,” katanya.

Namun, lanjutnya, Yahya bukanlah seorang penjual, melainkan hanya pemakai sabu saja. Argo melanjutkan, Caca dan Yahya serta satu orang lainnya yakni Chandra sempat menggunakan sabu bersama di kamar Caca di Apartemen Batavia, Jakarta Selatan.

“Caca kenal dengan Chandra dan Y di dunia hiburan, karena banyak dapat informasi kalau adanya penjual narkotika jenis sabu yang mudah didapat,” pungkasnya .

Caca dan dua orang tersangka lainnya dikenakan Pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (1) Juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 1 miliar dan paling banyak Rp 10 miliar. [ded]

Original Source

Related posts

Leave a Comment