Caleg Harus punya “Pembeda” Jika ingin terpilih

DI tengah tenggelamnya isu Pemilihan Legislatif karena eforia masyarakat menyambut Pilpres, para Calon anggota legislatif diharapkan untuk memiliki strategi pendekatan ke masyarakat yang tidak biasa.

Caleg diharapkan punya faktor pembeda baik dari sisi gagasan maupun tawaran progran dengan isu-isu yang lebih spesifik.

“Faktor pembeda ini akan membuat Caleg itu dilirik masyarakat. Mereka jadi penasaran dan ingin tahu karena seorang Caleg membawa gagasan yang beda, unik dan isu yang diusung juga makin spesifik sehingga tidak seragam. Masyarakat suka dengan caleg yang punya gagasan seperti ini,” kata Direktur Riset Charta Politica Muslimin saat merilis hasil survei Elektabilitas Caleg Dapil DKI Jakarta di Jakarta, Senin (11/2).

Selain itu Caleg juga harus lebih aktif turun untuk menyapa masyarakat secara langsung.

“Kerja ini memang harus diintensifkan karena Caleg yang langsung menyapa masyarakat itu disukai karena ada kedekatan. Tidak cukup misalnya hanya lewat APK dan sarana kampanye yang lain,” jelas Muslimin.

Baca juga : Elektabilitas Caleg DPR PDIP dan Gerindra Mendominasi di Jakarta

Caleg DPR RI Partai Golkar Dapil DKI Jakarta II Christina Aryani menambahkan, pola kampanye turun langsung menyapa masyarakat memang lebih efektif karena dengan itu Caleg juga mampu menyerap langsung aspirasi masyarakat ditambah dengan ada kedekatan emosional.

“Saya misalnya punya target untuk door to door menemui masyarakat. Ya hasilnya signifikan karena banyak masyarakat bisa punya kedekatan emosional, dan kita juga bisa lebih tepat menjawab masalah-masalah yang mereka hadapi,” kata Christina.

Pemilih Luar Negeri misalnya cukup rutin dikunjungi wanita yang juga Wakil Direktur Hukum dan Advokasi TIm Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin tersebut..

“Saya ke Malaysia, Hongkong, Singapura, Eropa dan negara lain dan saya menangkap banyak aspirasi dari mereka. Mereka juga banyak yang mengeluh karena tidak banyak Caleg yang mendatangi mereka padahal kita punya pemilih luar negeri itu besar sekali sekitar 2 juta,” tandasnya. (OL-8)

Original Source

Related posts

Leave a Comment