Cegah Kesalahan, Anies Belum Tentukan Lokasi Depo MRT Fase II

Jakarta, CNN Indonesia — Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menilai ada kesalahan dalam penentuan lokasi Depo Moda Raya Terpadu di Lebak Bulus sehingga ia tak mau terburu-buru menentukan lokasi depo pembangunan MRT fase II.

Anies mengatakan bahwa depo dengan luas lebih dari 10 hektar di Lebak Bulus tersebut tak bisa dimanfaatkan secara maksimal karena kini tidak dapat lagi dikembangkan.

“Karena dulu kalau dirancang tidak dipikirkan lantai atasnya digunakan, akhirnya kosong tempat itu, lebih dari 10 hektar hanya dipakai satu fungsi, kereta berhenti,” tutur Anies di Balai Kota Jakarta, Rabu (16/1).

Lihat juga:Belum Tahu Lokasi Depo, Anies Sebut Fase II MRT Tetap Jalan Pembangunan yang tanpa perencanaan matang tersebut, kata Anies, menyebabkan Depo Lebak Bulus hanya dijadikan sebagai tempat parkir kereta MRT saja.

Anies pun berharap ada kajian dan perencanaan yang matang sebelum nantinya memutuskan lokasi untuk depo MRT fase II.

“Saya tidak mau berulang, jadi saya bilang kerjakan itu (kajian),” ujarnya.

Lihat juga:Anies Jajal MRT, Bundaran HI-Lebak Bulus 15 Menit Meski begitu, Anies belum bisa memastikan kapan kajian yang sedang dikerjakan PT MRT Jakarta itu bakal rampung.

“Tapi itu perlu waktu karena itu kajiannya bukan saja soal kebutuhan lalu lintas, kebutuhan penumpang, tapi juga soal soal status legal tanah-tanah di situ,” tuturnya.

Sebelumnya, Anies telah memastikan bahwa pembangunan proyek MRT fase II akan tetap berjalan meski belum ada kepastian soal lokasi depo.

Lihat juga:Koreksi Jokowi, Anies Sebut Kerugian Macet Rp100 Triliun Ia mengatakan pembangunan fase II MRT dapat berjalan karena Depo Lebak Bulus masih bisa dioptimalkan untuk operasional dengan tujuan akhir Kota.

“Tidak menjadi kendala untuk pembangunan fase kedua karena menggunakan depo di Lebak Bulus dan ruang-ruang di stasiun di masa off, itu masih bisa dilakukan,” tutur Anies, Senin (14/1).

Awalnya, depo akan dibangun di Kampung Bandan, tapi kemudian muncul wacana untuk memindahkan depo ke Stadion BMW.

Wacana pemindahan depo itu mencuat usai Rapat Pimpinan Terbatas Gubernur DKI Jakarta pada 9 Oktober 2018. Saat itu, Anies beralasan sengketa lahan di Kampung Bandan berpotensi menghambat pembangunan proyek MRT fase II. (dis/has)

Original Source

Related posts

Leave a Comment