Cegah Pengacau Pemilu, Wiranto Minta Aparat Pasang Mata

Jakarta, CNN Indonesia — Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam) Wirantomengingatkan aparat pemerintah daerah dan aparat keamanan untuk memantau wilayahnya untuk mengantisipasi gangguan Pemilu.

Wiranto mengatakan hal itu saat menggelar rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan di Daerah (Forkopimda) se-Indonesia melalui video conference, di Kantor Kemenkopolhukam, Senin (15/4). Dalam acara ini hadir pula Mendagri Tjahjo Kumolo, Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Kemudian Jaksa Agung HM Prasetyo dan Menkominfo Rudiantara.

Dalam rapat tersebut, Wiranto mengingatkan lima poin dalam menjalankan pengamanan pemilu.

Lihat juga:Mobil Jenazah Diterjunkan Angkut Logistik Pemilu Pertama, ia meminta agar aparat penegak hukum memberikan ruang yang nyaman bagi pemilih di masing-masing daerah.

“Berikan dan ciptakan ruang yang aman bagi para pemilih untuk dapat bergerak berangkat dari rumah ke TPS dan melaksanakan pemilihan tanpa tekanan,” kata Wiranto.

Kemudian, Wiranto mengingatkan agar aparat penegak hukum juga saling membantu dalam penyelenggaraan pemilu daerah. Ketiga, Wiranto meminta agar aparat penegak hukum bergerak cepat jika mengidentifikasi potensi kerusuhan.

“Pasang mata dan telinga netralisir yang ganggu pemilu. Cari, temukan dan atasi sebelum mereka lakukan kegiatan yang tidak diinginkan,” kata Wiranto.

Lihat juga:Cerita Ahok Nyaris ‘Dikerjain’ Saat Nyoblos di Osaka Wiranto selanjutnya menitipkan agar aparat mengawal mobilisasi suara hingga penghitungan suara sampai selesai dan juga menekankan agar aparat menjaga netralitas terhadap Pemilu.

“Gunakan moto mengamankan pemilu adalah kehormatan. Pemilu sukses adalah kebangsaan kita sebagai bangsa,” kata dia.

Indonesia akan melaksanakan Pemilu serentak pada tanggal 17 April mendatang. Masa tenang pemilu sudah dimulai sejak Minggu 14 April kemarin.
[Gambas:Video CNN](ctr/ugo)

Original Source

Related posts

Leave a Comment