Ditetapkan KPK Sebagai Tersangak Peneima Suap Bupati Jepara, Hakim PN Semarang Lasito Masih Bekerja

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Hesty Imaniar

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan dua nama tersangka, dalam perkara dugaan suap pengurusan praperadilan, yang dilakukan oleh Bupati Jepara, Ahmad Marzuqi kepada Hakim Pengadilan Negeri (PN)PN8 Semarang, Hakim Lasito.

Hakim Lasito, yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK itu, hari ini, Jumat (7/12/2018) masih melakukan aktivitasnya di Pengadilan Negeri (PN) Semarang.

Bahkan, ketika ditemui, pihaknya memilih untuk bungkam atas kasus hukum yang menjerat dirinya saat ini, lantaran dugaan Hakim Lasito telah menerima uang berjumlah Rp 700 juta dari Bupati Jepara, Ahmad Marzuqi.

“Ke humas saja langsung, nanti saya bisa menyalahi kode etik,” katanya, sambil berlalu.

Hakim Lasito, bahkan, meminta agar keterangan apapun yang menyangkut kasus dirinya itu, disampaikan satu pintu, melalui humas atau juru bicara PN Semarang.

Bahkan, Ketua PN Semarang, Purwono enggan memberikan komentar, dan meminta langsung ke humas PN, sembari menunjuk ke ruang humas.

“Ke humas saja langsung,” ujarnya, singkat.

Sementara itu, ditemui di PN Semarang, Juru Bicara PN Semarang, Eko Budi Supriyanto, menjelaskan, Hakim Lasito akan segera di nonaktifkan sebagai hakim atau pengadil di PN Semarang.

“Sesuai dengan aturan, jika statusnya sudah tersangka akan dinonaktifkan sampai perkara hukumnya sudah berkekuatan hukum tetap.”

Related posts

Leave a Comment