Facebook akan lebih keras lagi terhadap konten ekstremis

San Francisco (ANTARA News) – Facebook Inc mengaku telah menghapus atau memberi label peringatan untuk lebih dari 1,9 juta konten ekstremis yang berkaitan dengan ISIS atau Alqaeda, dalam tiga bulan pertama tahun ini.

Kebanyakan 1,9 juta konten ini dihapus, hanya sedikit yang diberi label peringatan. Konten-konten yang diberi label itu dibagikan dengan tujuan memberi informasi atau melawan terorisme, tulis Reuters.

Facebook menggunakan piranti lunak seperti mencocokkan gambar untuk mendeteksi materi bermuatan paham ekstremis. Rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk memblokir konten adalah kurang dari semenit untuk kuartal pertama tahun ini.

Selain menambah kemampuan mereka dalam mengenali konten negatif, Facebook untuk pertama kalinya mempublikasikan pengertian terorisme versi mereka.

“Organisasi non pemerintah yang terlibat dalam tindakan kekerasan terencana terhadap perorangan atau lembaga untuk mengitimidasi masyarakat sipil, pemerintah atau lembaga internasional demi mencapai tujuan politik, agama atau ideologi,” demikian definisi mereka.

Facebook menyebut definisi ini “agnostik terhadap ideologi”, kelompok-kelompok yang termasuk dalam golongan tersebut bermacam-macam, seperti ekstremis agama, supremasi kulit putih hingga militan lingkungan.

Pewarta: Natisha Andarningtyas

Editor: Jafar M Sidik

COPYRIGHT © ANTARA 2018

Related posts

Leave a Comment