Fahri dan Warganet Bantah Klaim MRT Keputusan Politik Jokowi-Ahok

PolitikToday – Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengajak warganet untuk tidak melupakan jasa pemimpin-pemimpin terdahulu terkait pembangunan moda transportasi terpadu (MRT) yang diklaim Joko Widodo sebagai keputusan politiknya bersama Basuki Tjahja Purnama saat menjadi Gubernur DKI.

Fahri me-retwit postingan Deva Rachman @DevaRachman yangmengunggah foto saat Gubernur DKI Fauzi Bowo mwncanangkan pembangunan proyekMRT tersebut pada tahun 2012.

“Terima kasih pak Fauzi Bowoo..” tulis Fahri di akun twitternya.

Akun @DevaRachman mengomentari postingan ahli tata kotaMarco Kusumawijaya pada 23 Maret 2019.

Marco justru mengatakan, Jokowi tidak memiliki peran apapundalam proyek tersebut kecuali menunda pembangunannya selama enam bulan padaawal masa jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta.

“Yg benar2 menghidupkan MRT itu Gubernur Fauzi Bowo. Dia memastikannyaberjalan dg pembentukan PT MRT dan ketersediaan dana. Jokowi tak ada peran apa2kecuali justru MENUNDANYA selama 6 bulan di awal jabatannya krn mempersoalkantarif,” tulis @mkusumawijaya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan MRT fasepertama akan beroperasi dengan delapan rangkaian di 13 stasiun. Adapun modatransportasi ini akan beroperasi mulai pukul 05.30 WIB sampai dengan 22.30 WIBselama Maret dan April.

Kedepan, secara bertahap jumlah rangkaian ditingkatkanmenjadi 16 buah yang juga disertai dengan penambahan jam operasional mulaipukul 05.00 WIB hingga 24.00 WIB.

(bs)


Baca jugaPecat Kader, PDIP Memilih Politik Outsourcing

Original Source

Related posts

Leave a Comment