Geger Isu Suap Pemain Sriwijaya FC Jelang Kontra Arema

VIVA – Pelatih Sriwijaya FC, Alfredo Vera enggan menanggapi isu geger mahar pengaturan skor sebesar Rp400 juta jelang laga kontra Arema FC, di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu, 9 Desember 2018.

“Saya tidak tahu apa-apa seperti itu. Aku pikir tidak usah bicara soal itu. Karena di media sosial semua bisa tulis apa saja,” kata Alfredo, Sabtu, 8 Desember 2018.

Sebelumnya isu tak sedap itu pertama kali muncul dari kapten Sriwijaya FC, Yuu Hyun-koo, ia diduga diiming-imingi nominal Rp400 juta oleh salah satu oknum agar Sriwijaya FC mengalah dari Arema FC. Manajemen pun telah melaporkan percobaan suap ke PSSI.

Sebagai pelatih, Alfredo Vera enggan terlalu membahas isu pengaturan skor. Menurutnya, isu itu tak perlu diredam dan tak harus ditanggapi. Karena justru merusak konsentrasi pemainnya.

Mantan pelatih Persebaya Surabaya itu meminta pemain tetap fokus di laga terakhir melawan tuan rumah Arema FC. Sebab timnya perlu poin untuk tetap bertahan di Liga 1.

“Itu bisa ganggu konsentrasi pemain kita. Saya tidak mau masuk itu. Kita fokus ke pertandingan kita percaya dengan pemain,” ujar Alfredo.

Menurut Alfredo tudingan mahar bagi Sriwijaya FC tak begitu penting. Fokus utama adalah membawa Sriwijaya FC lolos degradasi. Sriwijaya FC saat ini berada di posisi 16 klasemen dengan 39 poin.

“Kita harus enjoy di pertandingan terakhir. Dan harus sungguh-sungguh tanpa memikirkan hal non teknis. Itu tidak penting bagi saya,” kata Alfredo.

Baca: Hasil Polling VIVA, Persija Layak Juara Liga 1 Ketimbang PSM Makassar

Related posts

Leave a Comment