Gempa di Indonesia Meningkat Hampir Dua Kali Lipat

KELANA KOTA

Laporan Agustina Suminar | Jumat, 11 Januari 2019 | 09:20 WIBIlustrasi. Grafis: suarasurabaya.net

LainnyaRutan Solo Ricuh, Para Tahanan Saling LemparNyai Nihayah Ahmad Shiddiq Wafat di JemberMenristekdikti Fokus Mengembangkan Pendidikan Vokasi di 2019Sopir Mengantuk, Truk Muat Jagung Terguling di LawangPuncak Honda Safety Riding Kelana Kota Surabaya 20 Januari Mendatangsuarasurabaya.net – Kejadian gempa bumi sepanjang 2018 meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya menurut Wikorita Karnawati Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

“Kejadian gempa pada 2018 itu terjadi peningkatan dibanding tahun-tahun sebelumnya, dari rata-rata 6.000 menjadi di atas 10.000 dan banyak kejadian yang belum pernah terjadi, bahkan di negara lain juga tidak terjadi, contohnya likuifaksi,” katanya di Jakarta dilansir Antara, Jumat (11/1/2019).

Menurut data Pusat Gempa Nasional BMKG, wilayah Indonesia selama 2018 mengalami 11.577 kali kejadian gempa dengan berbagai magnitudo. Angka ini jauh lebih banyak dibandingkan 7.172 aktivitas gempa yang terekam sepanjang 2017.

Indonesia sepanjang tahun 2018 juga mengalami peningkatan kejadian gempa tektonik hingga sekitar 50 persen menjadi 4.405 kejadian.

Gempa-gempa yang terjadi selama 2018 kebanyakan bermagnitudo kurang dari 5, hanya ada 297 gempa yang magnitudonya di atas 5.

Pusat dari kejadian-kejadian gempa yang terjadi selama kurun waktu itu mayoritas dangkal, dengan jumlah gempa yang berpusat pada kedalaman kurang dari 60 kilometer tercatat 9.585 kejadian.

Sementara gempa yang pusatnya berada pada kedalaman menengah, 61-300 kilometer, terjadi 1856 kali dan gempa dengan hiposenter dalam di atas 300 kilometer terjadi 136 kali.(ant/tin)

Editor: Restu Indah
gempameningkatBMKG

Tweet

Komentar Anda
Komentar 0

loading...

loading...

Original Source

Related posts

Leave a Comment