Gempa Palu merupakan Salah Satu Bencana Nasional

Foto mayat-mayat bergelimpangan di pantai pascagempa dan tsunami di Sulawesi Tengah, Jumat (28/9/2018) sore. – Group WA Bugis-Palu-Donggala

Portaldailynet, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah tidak akan menetapkan gempa dan tsunami yang menghantam Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah, sebagai bencana nasional.

Gempa berkekuatan 7,4 Skala Ritcher (SR) mengguncang Sulawesi Tengah dan mengakibatkan tsunami pada Jumat (28/9). Korban jiwa akibat bencana ini, kini sudah mencapai lebih dar 1.000 orang.

Pemerintah tidak menetapkan bancana di Palu dan Donggala tidak ditetapkan menjadi bencana nasional dengan alasan.

1. Alasan tidak dinaikkan menjadi bencana nasional karena penanganan sudah baik. Luhut mengatakan penanganan bencana di Sulteng sudah lebih dari bencana nasional. Alat berat sudah masuk dan listrik juga sudah mulai normal di sebagian wilayah, serta makanan juga sudah didistribusikan TNI dari Makassar menggunakan pesawat Hercules. “Penanganan sudah baik, dari TNI, Basarnas dan semua yang terlibat,” kata Menko Maritim seperti dikutip dari Antara, Senin (1/9).

2. Presiden akan datang lagi pada pekan depan, melihat perkembangan penanganan dampak gempa dan tsunami di Palu dan Donggala. “Saya kira langkah presiden pergi ke sana sangat bagus sekali dan Beliau berjanji ada datang kembali ke sana minggu depan untuk lihat progress,” ujar dia.

3. Tapi tak menutup kemungkinan Indonesia menerima bantuan internasional. Kendati tidak dinaikkan status menjadi bencana nasional, Luhut mengatakan, apabila ada bantuan international yang masuk akan tetap diterima dengan baik. “Presiden sudah mengatakan secara terpilih, kita akan menerima bantuan internasional,” kata Luhut.

Dalam jumpa pers pada Minggu (30/9) siang, juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, menyebut jumlah korban terbanyak berada di Palu, yaitu 821 orang. Adapun korban tewas di Donggala mencapai 11 orang. Akan tetapi, Sutopo mewanti-wanti, jumlah korban diperkirakan masih akan bertambah.

“Kabupaten Donggala, Sigi, dan Parigi Moutong listrik padam, komunikasi tidak intensif. Kita tidak tahu secara pasti bagaimana dampak gempa dan tsunami, bagaimana penanganan. Korban yang diduga tertimbun reruntuhan, masih banyak. Banyak daerah-daerah yang belum terjangkau,” kata Sutopo.

Secara terpisah, M Syaugi selaku Kepala Basarnas, mengakui minimnya alat berat membuat upaya pencarian dan penyelamatan sangat terkendala.

“Kita berpacu dengan waktu. Waktunya sangat terbatas. Kalau ada korban selamat, mereka pasti sangat lemah. Saya panggil nggak ada suara. Saya nggak ada pilihan kecuali alat berat didatangkan,” ujarnya.

Kebutuhan mendesak di Palu dan sekitarnya saat ini adalah bahan bakar minyak. “Fokus pasokan BBM, BBM masih sangat terbatas, genset tidak beroperasi, kendaraan tidak bisa berjalan,” kata Sutopo.

Dengan dahysatnya gempa bumi yang terjadi, banyaknya bangunan yang hancur dan tertelan bumi, ditambah tsunami, banyaknya korban belum bisa di perkirakan. Korban jiwa baik yang tertimpa bangunan, tertimbun tanah dan ditambah lagi terkena terjangan tsunami butuh penanganan yg cepat.

Korban yang meninggal butuh segera di tangani, jika tidak bau busuknya dan penyebaran penyakit akan menjadi tambahan bencana. Apalagi korban yang  masih hidup, butuh penanganan lebih banyak lagi. Penyediaan makanan, air bersih, tempat tinggal yang aman diperlukan secepatnya. Jangan sampai penjarahan penjarahan makin marak, karena kurangnya pasokan bantuan.

Melihat penanganan pada bencana gempa bumi di Lombok yang sampai saat ini masih belum bisa selesai.Mungkin pemerintah harus mengkaji ulang alasan kenapa tidak menetapkan bencana gempa bumi di Palu, Donggala sebagai bencana nasional.

Mestinya pemerintah lebih memperhatikan nasib para korban. Rakyat Palu dan sekitarnya butuh penanganan yang serius.
Pemerintah apakah sudah hilang hatinuranimu.

Apakah demi agenda-agenda politik kalian menutup sebelah mata dan mengabaikan jeritan serta derita korban bencana yang butuh bantuan secepatnya. Segera tetapkan status bencana mencari bencana nasional….

(jo)

Related posts

Leave a Comment