Gerindra Soal 1,6 Juta Pemilih Ganda, Timses 01: Percayakan Sama KPU

JawaPos.com – Partai Gerindra mengutarakan ada 1,6 juta Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang berpotensi ganda. Hal itu diketahui dari penelusuran mereka pada DPT hasil perbaikan ke-1 (DPTHP-1).

Menanggapi itu, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Abdul Kadir Karding meminta, agar kubu 02 untuk menyerahkan permasalahan DPT kepada KPU. Dan jika memiliki data temuan, agar segera disampaikan kepada KPU.

“Kita percayakan saja ke KPU, dan memberikan data aja kalau emang ada data-data yang dianggap ganda karena terus diverifikasi dan perbaiki oleh KPU,” ujar Karding kepada JawaPos.com, Jumat (14/12).

Karding juga mengatakan bahwa sampai saat ini KPU masih terus bekerja menyelesaikan urusan DPT. Agar tidak ditemukan pemilih ganda, maupun mencegah pemilih yang tidak mendapat hak pilih.

“Sampai sekarang KPU, partai-partai dan semua yang punya kompetensi melakukan verifikasi dengan DPT itu diberi kesempatan untuk melakukan koreksi,” sambungnya.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah usai melakukan pertemuan bersama seluruh partai politik untuk membahas pemutakhiran Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Pemilu 2019 mendatang. Namun, partai Gerindra mengeluhkan adanya 1,6 juta pemilih ganda pada DPT hasil perbaikan ke-1 (DPTHP-1).

Fakta tersebut diungkapkan oleh Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani usai mewakili partai politik kubu oposisi dalam jumpa pers di Kantor KPU, Jakarta, Kamis (13/12). Adapun acara ini dihadiri seluruh parpol peserta pemilu.

“Dari DPTHP-1 yang kami terima yakni 186.832.449. Kami masih menemukan potensi kegandaan 1.686.837 pemilih,” kata Muzani.

(sat/JPC)

#gerindra #ahmad muzani #1 #6 juta pemilih ganda #pemilu 2019 #kpu

Original Source

Related posts

Leave a Comment