Israel Klaim Sudah Serang Ribuan Target Iran di Suriah

TEL AVIV – Israel mengklaim telah menyerang ribuan target militer Iran di Suriah dalam beberapa tahun terakhir. Klaim itu disampaikan Kepala Staf Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Gadi Eisenkot.

Dalam sebuah wawancara dengan New York Times, Eisenkot untuk pertama kalinya mengonfirmasi skala serangan militer Israel yang sedang berlangsung untuk menggagalkan penumpukan kekuatan Iran di Suriah.

“Kami mencapai ribuan target tanpa mengklaim tanggung jawab atau meminta pujian,” katanya. Eisenkot akan pensiun sebagai Kepala Staf IDF pada minggu depan.

Baca Juga:Sebut Tidak Sah, AS Ogah Akui Pemerintahan MaduroSingapura Hukum Cambuk Napi Asal Inggris

Eisenkot mengatakan Israel dalam dua tahun terakhir mengalihkan fokusnya ke Iran, musuh utamanya, untuk mencegah IDF terjebak dalam memerangi musuh-musuh sekunder seperti Hamas di Gaza.

“Ketika Anda bertarung selama bertahun-tahun melawan musuh yang lemah, itu juga melemahkan Anda,” ujarnya, yang dilansir Sabtu (12/1/2019) malam.

Pada awalnya, Eisenkot mengatakan operasi Israel di Suriah beroperasi di bawah “ambang batas tertentu”. Penekanan Eisenkot itu mengacu pada IDF yang membatasi serangan terhadap pengiriman senjata yang ditujukan untuk kelompok proksi Iran, yakni Hizbullah yang berbasis di Lebanon, selama beberapa tahun pertama perang saudara yang pecah pada 2011.

Tetapi pada tahun-tahun berikutnya, Eisenkot mengatakan Iran membuat “perubahan signifikan” dalam strategi Suriah-nya, dan mulai mengimpor sumber daya dari seluruh dunia Muslim dalam upaya untuk memperkuat cengkeramannya di negara itu.

“Visi mereka adalah untuk memiliki pengaruh signifikan di Suriah dengan membangun kekuatan hingga 100.000 petempur Syiah dari Pakistan, Afghanistan dan Irak,” katanya.“Mereka membangun pangkalan intelijen dan pangkalan angkatan udara di setiap pangkalan udara Suriah. Dan mereka membawa warga sipil untuk mengindoktrinasi mereka,” ujarnya.
Pada 2016, Eisenkot mengatakan Komandan Pasukan Quds Iran, Qassem Soleimani, telah memobilisasi 3.000 pasukannya di Suriah, bersama dengan 8.000 petempur Hizbullah dan 11.000 tentara Syiah asing lainnya.

Pada Januari 2017, Eisenkot mengaku menerima izin dengan suara bulat dari kabinet keamanan Israel untuk meningkatkan serangan di Suriah hingga hampir setiap hari. Pada 2018 saja, dia mengklaim Israel menjatuhkan 2.000 bom ke target Iran.

Soleimani berusaha membalas serangan Israel yang meningkat dengan meluncurkan 30 roket di Israel utara Mei lalu, tetapi Eisenkot mengatakan bahwa tidak ada satu pun yang mencapai target.

(mas)

Original Source

Related posts

Leave a Comment