Jabatan yang Berubah Bencana

Portaldailynet, Jakarta- Belum lama ini publik dihebohkan dengan tertangkapnya ketua umum PPP Romahurmuziy (Romy).

BISA jadi operasi  tangkap tangan (OTT) terhadap petinggi partai politik 15 Maret 2019 tidak membuat publik terkejut. Namun penyebabnya yang membuat banyak orang terperangah. Diberitakan bahwa ditangkapnya figur tersebut diduga berkaitan dengan pengisian sejumlah jabatan di kementerian tertentu.

Akibatnya, publik berasumsi bahwa sejumlah jabatan tidaklah murni berdasarkan kompetensi dan kapasitas pejabat yang diperoleh sesuai prosedur dan persyaratan yang ditentukan. Dengan demikian, tidak heran jika banyak yang kemudian terlibat dalam kasus korupsi akibat kekeruhan dalam pengisian tersebut.

James Scott (1993) bisa jadi benar bahwasanya intervensi dan “pemaksaan” memasukkan orang untuk menduduki jabatan strategis bisa berujung munculnya aliran dana dari pejabat tersebut. Dengan cara seperti itu, kebutuhan politik makelar jabatan tersebut bisa terpenuhi melalui pihak yang dibantunya.

Untuk menghindari hal di atas,  seleksi pejabat menjadi penting agar memiliki kapasitas serta sensitivitas yang baik dalam menentukan sikap dan keputusan. Kepentingan publik patutlah menjadi pertimbangan utama agar tidak menjadi bancakan kepentingan sejumlah oknum ambisius. Rusaknya lingkungan, tergelincirnya pendidikan yang diarahkan menjadi bisnis,  serta maraknya hoaks dapat direnungi bersama agar dapat lebih selektif memilih pejabat yang menjadi filter penting agar kerusakan dalam kehidupan bangsa ini tidak berkembang secara massif.

Tak kalah penting yang paling utama adalah seorang pemimpin yang tegas, bisa menjalankan peraturan dengan baik, bisa mencari solusi terbaik untuk bawahannya dan bagi rakyatnya.

Bukan sebaliknya menyingkirkan orang yang mempunyai kinerja baik untuk kepentingan negara dan masyarakat.

(Fr)

 

Related posts

Leave a Comment