Jika Sandiaga Jadi Wagub DKI Lagi, Pengamat: Dia Turun Kasta Dong

AKURAT.CO, Direktur Eksekutif Lembaga Analisis Politik Indonesia Maksimus Ramses Lolongkoe menilai calon wakil presiden Sandiaga Salahuddin Uno bisa menjabat kembali sebagai wakil gubernur DKI Jakarta bila hasil real count KPU mengunggulkan Jokowi-Ma’ruf Amin.

Ramses menuturkan, Sandiaga bisa menjadi wagub asal mendapat mandat dari partai pengusung Anies Baswedan di Pilkada 2017 silam, yakni Gerindra, PKS dan PAN. Namun, Sandiaga dinilai turun kasta bila kembali duduk di kursi DKI II.

“Sandiaga balik lagi ke DKI itu bisa saja kalau di dorong ya, tapi apakah Sandiaga mau begitukan? Bahwa dia sudah menjadi calon wakil presidenkan, artinya posisi itukan sangat tinggi kalau dia mau jadi wagub artinya turun kasta doang,” kata Ramses saat dihubungi AKURAT.CO, Sabtu (20/4/2019).

baca juga: Pras Bilang Dua Cawagub DKI Kemungkinan Tidak Terpilih, Anies: Jangan Buru-buru Dong! PDIP: Proses Pemilihan Cawagub Pengganti Sandiaga Masih Panjang Akhirnya, PKS dan Gerindra Kirim Nama Cawagub ke Anies Baswedan

Ramses memprediksi akan terjadi perdebatan di internal partai pengusung Anies-Sandi bila Sandiaga berencana kembali maju sebagai wagub DKI. Menyusul, kader PKS telah mendapat mandat untuk menggantikan posisi Sandiaga.

“Misalnya Sandiaga didorong menjadi wagub (lagi) pasti akan ada pertentangan dipartai koalisi. Kalau enggak salahkan, dia (sandiaga) sudah menjadi kader PAN,” tegas Ramses.

Oleh karena itu, Ramses menilai langkah Sandiaga untuk menjadi wakil Anies Baswedan di DKI mustahil dilakukan. “Jadi menurut saya, itu engggak mungkin terjadi,” tandasnya.

Meski demikian, Ramses justru berspekulasi bahwa Partai Gerindra yang akan mengambil jatah wagub DKI. Sebab, posisi wagub DKI adalah posisi strategis untuk membidik kader politik di kancah nasional.

“Dalam segala kemungkinan bisa saja terjadi termasuk mereka (Gerindra) mengambil posisi sebagai wagub. Dengan kondisi seperti ini, mereka mengutamakan kekuatan politik, apalagi wagub menjadi salah satu modal politik. Jadi dia (posisi wagub DKI) itu menjadi ruang prebutan bagi setiap partai,” tuntasnya.[]

Original Source

Related posts

Leave a Comment