Kecam Hoax, Nurmansyah: Berpolitik Itu Membangun Peradaban

JawaPos.com – Penangkapan terhadap Bagus Bawana menjadi bukti bahwa ancaman terhadap proses demokrasi kian nyata. Polisi harus mengusut hingga tuntas terhadap motif penyebar isu ‘Hoax 7 Kontainer Surat Suara Tercoblos’ itu.

Pun demikian halnya dengan Tim Sukses Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Mereka semestinya bisa menertibkan para relawannya agar tak melempar isu-isu sensitif, apalagi hoax.

Pernyataan tersebut diungkapkan Politikus PDI Perjuangan, Nurmansyah Tanjung ketika menanggapi diciduknya Bawan yang notabene relawan Prabowo-Sandi.

“Orang-orang seperti ini yang merusak demokrasi. Melempar bola panas, membuat gaduh publik, bikin adu doma orang,” kata Nurmansyah kepada JawaPos.com, Minggu (13/1).

Nurmansyah mengatakan, sudah menjadi tanggung jawab tim sukses pasangan calon untuk menjaga para relawannya agar tidak berbuat ‘kotor’. Termasuk di antaranya menyebar isu hoax atau berbau SARA.

Dia lantas heran dengan klaim dari kubu pesaingnya yang mengatakan jika Bagus tak tercatat sebagai relawan Prabowo-Sandi.”Faktanya, dia jelas-jelas relawan pendukung sana (Prabowo-Sandi),” tegas Anggota Komisi IX DPR itu.

“Tiap timses tentu punya struktur hingga ke daerah-daerah. Saya pikir di sanalah tugas mereka untuk menjaga para relawan, memberikan edukasi politik yang sehat,” lanjutnya.

Itu pula yang dilakukan timsesnya di lapangan. Menurut Nurmansyah, para simpatisan dan relawan diberikan pemahaman pentingnya menjunjung tinggi demokrasi santun serta beretika.

“Pemilu ini disamping sebuah kontestasi politik juga merupakan pendidikan politik, oleh sebab itu setiap partai politik mempunyai tanggung jawab menampilkan seluruh program dan kegiatannya yang sifatnya mendidik rakyat. Karena apa, berpolitik itu membangun peradaban,” pungkasnya.

Editor : Imam Solehudin
Reporter : Igman Ibrahim

#rilis hoax surat suara #hoax surat suara

Original Source

Related posts

Leave a Comment