Korsleting, Penyebab Kebakaran Kelenteng Kong Tik Soe

Semarang, Gatra.com – Polisi menyebutkan, penyebab kebakaran bangunana cagar budaya Kelenteng Kong Tik Soe yang merupakan tempat penitipan abu jenazah di Jalan Gang Lombok, Semarang, karena korsleting listrik.

Kepastian ini diperoleh setelah tim Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri Cabang Semarang melakukan olah tempat kerja perkara (TKP) di lokasi kebakaran. “Dari hasil penyelidikan tim Labfor, kebakaran berasal dari bangunan kayu yang ada lampu TL 40 watt terbakar,” kata Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Semarang Tengah, Kompol Adi Nugroho, kepada wartawan Kamis (21/3) sore.

Menurut Adi, petugas Labfor mendapati rangkaian sambungan kabel di sekitar lampu terjadi korsleting sehingga menimbulkan percikan api yang membakar bangunan. “Api dengan cepat membakar bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu tersebut,” ujarnya.

Baca juga: Bangunan Cagar Budaya Kelenteng Kong Tik Soe Semarang Ludes Terbakar

Mengenai penyebab meninggalnya penjaga Klenteng Kong Tik Soe bernama Sutiyono dikenal dengan nama panggilan Om Lay (80) menurut ADi, karena tertimpa reruntuhan kayu yang terbakar.

Dari keterangan yang diperoleh kepolisian, korban saat itu berusaha menyelamatkan diri melalui pintu samping bangunan. “Korban terjatuh kemudian tertimpa reruntuhan kayu yang terbakar hingga meninggal dunia,” kata Adi.

Seperti diketahui bangunana cagar budaya Klenteng Kong Tik Soe yang berada di kompleks Klenteng Tay Kek Sie Kamis (21/3) pukul 04.45 WIB ludes terbakar. Klenteng Kong Tik Soe berdasarkan keputusan Wali Kota Semarang pada 1992 tercatat sebagai bangunan cagar budaya (BCB) Nomor B 39.

Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mengerahkan sebanyak 30 unit mobil untuk memadamkan kobaran api yang telah membakar seluruh bangunan kelenteng. Kobaran api bisa dilokalisasi sehingga tidak sampai menjalar ke bangunan lain di sekitarnya, yakni pujasera dan ruang pengurus klenteng. Api pada sekitar pukul 06.00 WIB.

Reporter : Insetyonoto

Editor: Syamsul Hidayat

Original Source

Related posts

Leave a Comment