KPU Diminta Keluarkan Larangan Jawab Pakai Contekan, Ini Alasannya!

SWARARAKYAT.COM – Debat Capres & Cawapres Perdana yangdigelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Hotel Bidakara, JakartaSelatan, Kamis (17/1) malam menuai beragam komentarwarganet.

Salah satu netizen mengungkap kejanggalan dalam debat perdanatersebut. Bermula dari pertanyaan yang dibacakan moderator debat,Ira Koesno yang menunjukkan amplop tersegel.

Netizen menyoroti jawaban Capres Joko Widodo (Jokowi) yangmenggunakan teks. Kejanggalan terdapat pada amplop tersegel, tetapibisa dijawab dengan contekan di kertas milik Jokowi.


Baca Juga:TakSesuai Nama, Husin “Disate” Warganet, Kader PSI Tak Ada Yang Bantu,Netizen: Mana Solidaritasmu?

“Kan tolol namanya pertanyaannya disegel tp kandidat menjawabpake contekan yg udah ditulis sblm debat,” ktitik netizen akun@Resty_Cayah.

Oleh sebab itu, Resty meminta debat selanjutnya KPU mengeluarkanaturan debat tidak diperbolehkan menggunakan contekan.

“Untuk debat selanjutnya bisa gk bikin aturan gk boleh pakecontekan Min
@KPU_ID?,” saran Resty.


Baca Juga:Kocak!Pantun-Pantunan Remaja Ini Dari Pesan Moral Sampai SindirAlfateka

Hal ini disarankan agar publik bisa mengetahui pemikiran Jokowitanpa menggunakan contekan.

“Apa kalian gk pengen tau isi kepala
@jokowi tanpa kertas contekan ?,” tanyanya kepada warganet.

Berikut kicauan selengkapnya:

Untuk debat selanjutnya bisa gk bikin aturangk boleh pake contekan Min @KPU_ID ?
Kan tolol namanya pertanyaannya disegel tp kandidat menjawab pakecontekan yg udah ditulis sblm debat .
Apa kalian gk pengen tau isi kepala @jokowi tanpakertas contekan ?

— Negri Seterah (@RestyCayah) January 18, 2019

“Klo bawa contekan,, terus yg harus di nilai dari rakyatapanya,, ini yg direbutkan kursi RI 1.apa iya klo seandainya kelakjadi RI 1.saat di tanya rakyat atau wartawan harus nunggu jawabandari contekan. Please debat nya jangan kalah sama pendukungmasing².” komentar @nurwendi.

Bagaimana pendapat pembaca? (Ren)

Loading…

Original Source

Related posts

Leave a Comment