Kuasa Hukum SAB Merasa Janggal, 4 Kali Digarap Baru Lapor, Netizen Temukan Bukti Ini

SWARARAKYAT.COM – Kuasa Hukum Syafri Adnan Baharuddin(SAB), Memed Adiwinata membongkar kejanggalan kasus pelecehanseksual yang menimpa kliennya.

Tudingan pemerkosaan sebanyak 4 kali yang dialamatkan kepada SABoleh anak buahnya, seorang tenaga kontrak di Dewan Pengawas BPJSKetenagakerjaan berinisial A dianggap janggal.

Memed menilai ada sesuatu yang mengganjal terkait laporan dugaankasus yang menimpa kliennya tersebut. Dirinya pun mempertanyakankebenaran laporan yang dilayangkan kepada kliennya itu.


Baca Juga:KPKPeriksa Dirut Pertamina Sebagai Saksi Idrus Marham

“Yang ingin saya sampaikan adalah kenapa tidak dari dulu kalauseandainya ini benar? kenapa baru sekarang (dilaporkan) kalauseandainya ini benar,” kata Memed saat konferensi pers di KawasanCikini, Minggu (30/12).

Memed mengaku heran, kenapa kasus ini baru dimunculkan di mukapublik. Dirinya pun beranggapan ada upaya untuk mencoreng nama baikkliennya. Syafri membantah melakukan kekerasan seksual itu.

“Dan sekali lagi saya sampaikan klien saya membantah dan inituduhan keji yang saya bilang fitnah yang sangat keji untukbeliau,” katanya.

Sebelumnya, Syafri menyatakan mundur dari jabatannya di BPJSTKdan akan fokus menangani kasus ini. Memed menyatakan akan segeramelakukan upaya hukum terkait dengan pencemaran nama baik terhadapkliennya, Syafri.


Baca Juga:SBYMinta Jokowi Jelaskan Alasan Penghapusan TarifSuramadu

“Itu tidak benar dan itu adalah tuduhan keji. Ini akan di bawake ranah hukum dan insya Allah dalam waktu dekat awal tahun kamiakan laporkan ke polisi Jadi, klien saya tidak akan tinggal diamdan akan melakukan langkah hukum,” katanya

Memed menyebut selain kasus pencemaran nama baik, pelakuberinisal A juga bisa terjerat Undang-undang ITE, lantaran telahmembeberkan percakapan dirinya bersama klien ke media sosial.

Kejanggalan Kuasa Hukum SAB diperkuat dengan adanya buktipenemuan netizen dengan sebuah foto yang tersebar di mediasosial.


Baca Juga:Wow!Terdakwa Sebut Keluarga Presiden Jokowi Ikut Dukung ProyekBakamla

Foto tersebut menggambarkan kedekatan antara SAB dan A yangdinilai layaknya pasangan suami istri. Bahkan netizen inimencurigai pelapor berinisial A merupakan istri simpanan SAB.

Berikut kicauan dan bukti foto yang diungkap netizen:

Bak Suami – Istri ….
( Istri Simpanan mksdnya! )

—————————————-

Setelah 4 x (mgkn lebih) wik wik wik kimochi kimochi baru laporpolisi ____ (mungkin jatah mulai ber kurang atau ukuran semakinmengecil )

😔 pic.twitter.com/pAG2USjW6I

— 🇷 🇮 🇦 (@patria_aza_) December 30, 2018

Diketahui sebelumnya, Seorang tenaga kontrak di Dewan PengawasBPJS Ketenagakerjaan berinisial A mengaku telah mengalami kejahatanseksual oleh atasannya di institusi tempatnya bekerja. Amengungkapkan dirinya menjadi korban pemerkosaan sebanyak empatkali.


Baca Juga:TakBertemu Pimpinan KPK, Amien Rais Pertanyakan Janji KetuaKPK

A mulai bekerja sebagai Tenaga Kontrak Asisten Ahli DewanPengawas BPJS-TK sejak April 2016. Atasan A merupakan salah satuanggota Dewan BPJS-TK. Dewan Pengawas BPJS-TK adalah sebuah lembagayang terpisah dari Direksi BPJS-TK.

“Dalam periode April 2016-November 2018, saya menjadi korbanempat kali tindakan pemaksaan hubungan seksual oleh oknum yangsama,” ujar A di Kantor SMRC Cikini Jakarta Pusat, Jumat lalu.(Ren)

Loading…

Original Source

Related posts

Leave a Comment