Mayat Lelaki Tanpa Identitas Ditemukan di Magelang, 3 Jam Polisi Tangkap 7 Penganiaya

Semarangpos.com, MAGELANG — Jajaran Polres Magelang mengusut intensif penemuan mayat di pekarangan Dusun Batur Wulung Gunung, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Jumat (11/1/2019). Meskipun jasad itu ditemukan tanpa identitas jelas, polisi hanya butuh waktu tiga jam untuk menangkap pelaku pembunuhan laki-laki itu.

Aparat Polres Magelang mula-mula mengungkapk jasad itu adalah Abdul Rahman warga Jl. Condet Raya Gang Usin RT 003/RW 003 Gedong Pasar Rebo, Jakarta Timur. Selanjutnya, meringkus tujuh orang yang diduga terlibat dalam penganiayaan berujung maut tersebut.

“Pengungkapan kasus itu hanya sekitar tiga jam sejak sejak kejadian penganiayaan terhadap korban,” ungkap Kapolres Magelang AKBP Yudianto Adhi Nugroho di Magelang, Jawa Tengah, Jumat (11/1/2019) malam.

Ia lalu menjelaskan pada mulanya ditemukan mayat di sebuah pekarangan di Dusun Batur Wulung Gunung, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang. Mayat berjenis kelamin laki-laki itu ketika ditemukan tanpa identitas dan dalam posisi tertelungkup.

Beberapa saat setelah mendapat informasi kejadian itu, Kasat Reskrim AKP Bayu Puji Nugroho bersama Tim Resmob dan Unit Inafis Polres Magelang mendatangi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Selanjutnya, didapatkan identitas dari mayat tersebut yang diketahui bernama Abdul Rahman.

Ketika mayat diperiksa, polisi mendapati luka bekas penganiayaan pada wajah korban. Yudianto mengatakan dari hasil pemeriksaan dan keterangan sejumlah saksi, disimpulkan bahwa korban meninggal dunia akibat penganiayaan.

“Dalam waktu sekitar tiga jam, Tim Resmob yang dipimpinan Kasat Reskrim berhasil melakukan penangkapan terhadap sejumlah tersangka pelaku penganiayaan yang selanjutnya dibawa ke Polres Magelang untuk dilakukan proses hukum,” kata Kapolres.

Ia menyebutkan tujuh pelaku penganiayaan, yakni Suratman, 49, Romlan, 40, Purwanto, 37, Tisan Ardiyana, 24, dan Wahyu Subekti, 24, warga Dusun Gondang Legi, Desa Ngasem, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang, Jateng. Tersangka lain adalah Natanael Abdi Putra, 21, warga Dusun Nuren, Desa Purwosari, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang, dan Sulis Adi Kusworo, 27, warga Kampung Paten Jurang, Kelurahan Rejowinangun, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang.

Berdasarkan hasil interogasi awal, katanya penganiayaan yang dilakukan tujuh tersangka kepada korban itu dipicu penggelapan sepeda motor milik tersangka Wahyu Subekti. Polisi menemukan barang bukti satu unit kendaraan bermotor roda empat jenis Daihatsu Grand Max warna hitam berpelat nomor DD 1076 DB yang diduga digunakan sebagai sarana transportasi ketika melakukan penganiayaan.

Atas perbuatannya tersebut, para pelaku akan dijerat dengan Pasal 170 ayat (2) KUHP tentang Penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Ancaman pidana bagi para penganiaya itu adalah penjara paling lama 12 tahun.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara

Original Source

Related posts

Leave a Comment