Moeldoko Minta Humas Instansi Pemerintah Lawan Hoaks

KEPALA Staf Kepresidenan Moeldoko mengingatkan aparatur sipil negara atau pejabat Humas harus bijak dalam menghadapi era keterbukaan informasi.

Menurut Moeldoko, Humas jangan sampai ikut dan terjebak dalam berita fitnah, ujaran kebencian dan berita hoaks.

“Jangan berita didominasi kelompok tertentu, apalagi menyesatkan dan tidak bertanggungjawab,” kata Moeldoko dalam sambutannya di Rakornas Pejabat Humas dan Biro Hukum Provinsi di Bidakara Hotel, Jakarta, Senin (11/2).

Selain itu, Moeldoko mengatakan di era tsunami informasi, berita tak henti dihembuskan dari berbagai penjuru, tak peduli dengan kebenaran dari informasi tersebut. Sehingga, kata Moeldoko, akhirnya menimbulkan rasa ketakutan dan keragu-raguan di tengah masyarakat.

“Äda berita paradoks, padahal itu jauh dari kebenaran. Pemerintah sudah bekerja dengan benar, tapi dihembuskan berita yang bohong, fitnah. Padahal upaya itu telah melalui kerja keras yang luar biasa, tapi bisa dipatahkan dengan 1 kalimat yang memunculkan keragu-raguan” terang Moeldoko.

Lebih lanjut, Moeldoko menekankan harus ada sinergi dan kolaborasi antara fungsi kehumasan dan biro hukum untuk mengimbangi arus informasi yang disertai berita bohong atau tanpa fakta.

Ia mencontohkan, saat ini, setiap orang bisa menjadi pewarta. Hal ini jauh berbeda dengan jaman dulu, ketika pengantar informasi hanyalah wartawan.

“Semua orang bisa jadi pemberita, tapi cara kita menanganinya masih tradisonal. Tidak imbang antara berita yang masuk dengan cara memprosesnya sampai outputnya,” terang Moeldoko.

Maka dari itu, Moeldoko mengatakan dalam bertugas, pejabat Humas mampu menyampaikan informasi yang valid, khususnya mengenai program-program pemerintah yang sudah bekerja maksimal untuk rakyat.

Kata ia, peran Humas perlu dalam hal ini untuk menyampaikan langsung kepada masyarakat bawah terkait capaian-capaian strategis Pemerintah selama ini. Hal ini bertujuan untuk menjelaskan kabar hoaks yang ingin menjatuhkan delegitimasi pemerintah.

“Saya berharap Humas perlu menyampaikan informasi yang mengalir dari pusat sampai ke daerah melalui narasi besar yang pada ujungnya sampai kepada masyarakat yang paling bawah,” ujar Moeldoko. (OL-4)

Original Source

Related posts

Leave a Comment