Napi LP Banda Aceh Meninggal Dunia

TRIBUNNEWS.COM, BANDA ACEH – Di tengah upaya pengejaran napi dan tahanan LP Kelas IIA Banda Aceh yang kabur sejak Kamis (29/11), tiba-tiba merebak informasi adanya seorang napi di LP yang berlokasi di Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar tersebut meninggal dunia karena dugaan penganiayaan.

Sehubungan merebaknya info tersebut, sejumlah wartawan menghubungi Kepala LP Kelas IIA Banda Aceh, Endang Lintang Hardiman MH.

Ternyata berdasarkan keterangan Endang, napi yang bernama M Isa bin Ismail (57), meninggal di dalam LP (kamar 13), Rabu (5/12) sekitar pukul 16.00 WIB.

“Yang bersangkutan bukan bagian dari napi yang kabur,” kata Endang.

M Isa bin Ismail, menurut Endang merupakan napi pindahan dari Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jantho, Aceh Besar dan ditahan di LP Banda Aceh sejak 26 September 2018.

“Napi tersebut terjerat kasus perlindungan anak,” kata Kepala LP Kelas IIA Banda Aceh.

Baca: Penemuan Mayat Laki-laki Mengapung di Rawa Lebak Desa Tanjung Laut Palembang

Almarhum M Isa menjalani hukuman 12 tahun atas kasus yang menjeratnya dengan denda Rp 60 juta dan subsider 6 bulan.

M Isa meninggal karena dugaan penyakit stroke dan sempat dilarikan ke RSUDZA Banda Aceh.

“Saat dilarikan ke rumah sakit, kita belum tahu apa penyakit yang menyebabkan M Isa meninggal. Dokter kita juga ikut dan ada di sana,” ujar Endang.

Jenazah M Isa diserahkan ke pihak keluarga dan dibawa pulang ke salah satu desa di Kecamatan Baitusaalam, Aceh Besar. “Kita sudah menghubungi keluarganya dan mengabari musibah ini,” pungkas Endang Lintang.

Related posts

Leave a Comment