Pantau Langsung Aktivitas Vulkanik, Menteri Jonan Sebut Gunung Bromo Aman

Liputan6.com, Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan melakukan pemantauan langsung aktivitas vulkanik di Gunung Bromo. Pemantauan dilakukan di pos pengamatan gunung api di Kabupten Probolinggo‎, Jawa Timur.

Dari hasil pengamatan langsung secara visual, sesmik dan deformasi, Jonan mengatakan bahwa aktivitas vulkanik Gunung Bromo ‎tidak mengkhawatirkan. Tetapi memang saat ini status gunung api tersebut adalah level II atau waspada.

“Aktivitas vulkanis tidak ada yang mengkhawatirkan kalau lihat datanya, data analog dan digital, tidak ada yang perlu dikhawatirkan,” kata Jonan, di Pos Pemantauan Gunung Bromo, Probolinggo, Jawa Timur, Selasa (8/1/2018).

Baca Juga

Menengok Aktivitas Pagi Suku Tengger Menjaga Bunga Abadi di Lereng BromoJejak-Jejak Bunga Keabadian Edelweis di Gunung BromoJulie Estelle Menemukan Sensasi Berbeda Saat Menikmati Kopi di Bromo

Dengan status waspada, maka jarak aman untuk masyarakat ‎adalah radius 1 kilometer (km) dari kawah. Sedangkan pihak yang bisa memasuki melewati batas 1 km adalah petugas vulkanologi atau pengamat gunung api.

“Jarak aman dari kawah 1 km tidak boleh dimasuki, tapi untuk petugas vulkanologi bisa masuk di radius itu. Kalau di luar itu atau masyarakat umum safety-nya kurang,” tuturnya.

Gunung Bromo Secara administratif terletak di empat kabupaten di provinsi Jawa Timur yaitu Kabupaten Probolinggo di sebelah utara, Kabupaten Malang di sebelah Selatan, kabupaten Lumajang di sebelah timur dan Kabupaten Pasuruan di sebelah Barat.

Sedangkan secara geografis terletak di 07° 56’ 30” LS dan 112° 57’ BT.

Original Source

Related posts

Leave a Comment