Polisi Belum Temukan Indikasi Perjudian dari Skandal Pengaturan Skor

Merdeka.com – Tim Satgas Mafia Bola telah menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam skandal pengaturan skor. Mereka adalah mantan Ketua Asprov PSSI DIY Dwi Irianto alias Mbah Putih, anggota Komite Eksekutif PSSI Johar Lin Eng, mantan anggota Komisi Wasit PSSI Priyanto dan anaknya, Anik Yuni Artika Sari yang merupakan wasit futsal, dan wasit Nurul Safarid.

BERITA TERKAITDaftar Rumah Sakit di Tangerang yang Berhenti Sementara Layani Pasien BPJSPolisi Lengkapi Berkas Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet Pekan IniSanksi Sosial: Artis Terlibat Prostitusi Jangan Diorder Sinetron, Sebut Pelacur

Namun, polisi belum menemukan adanya indikasi perjudian dari pengaturan skor itu. “Kita belum mendapatkan informasi itu ya. Tetapi kemungkinan semuanya bisa terjadi ya. Tetapi kita belum mendapatkan adanya indikasi (perjudian),” kata Ketua Tim Media Satgas Antimafia Bola Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Selasa (8/1).

Argo melanjutkan semua bisa saja terjadi dan terlibat dalam kasus ini. Tak terkecuali adalah pemain. Namun, Argo mengaku hingga kini pihaknya belum menemukan hal tersebut. “(Pemain) Ya sabar,” ujarnya.

Sebelumnya, penyidik Satgas Anti Mafia Bola hingga kini masih bekerja atas dugaan pengaturan skorsepak bola. Salah satunya adalah dengan melakukan koordinasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

“Jelas semua kami lakukan. Itu kan PPATK, kita tunggu. Itu kan saksi ahli, di sidang pengadilan ya, kita lihat ya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro, Rabu (2/1). [eko]

Original Source

Related posts

Leave a Comment