Polri: Tak Ada Sweeping Spanduk dan Kaos #2019GantiPresiden

Beredar kabar medsos ada pencopotan spanduk #2019GantiPresiden.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Sejumlah laman di internet dan media sosial memberitakamln adanya pencopotan dan sweeping spanduk dan kaos #2019GantiPresiden di sejumlah tempat oleh kepolisian. Polri pun membantah kabar sweeping dan pencopotan oleh polisi tersebut.

“Itu tidak ada sweeping-sweeping itu, dasar hukumnya apa,” ujar Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Polisi Setyo Wasisto di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (24/4).

Setyo pun menegaskan, bahwa kabar kepolisian yang melakukan sweeping spanduk maupun mendatangi produsen kaos #2019GantiPresiden adalah kabar bohong atau hoaks. Menurutnya, perintah tersebut tidak pernah diturunkan oleh pimpinan Polri. “Tidak ada perintah untuk itu. Itu hoaks itu,” ujar dia.

Dalam kabar yang beredar, pencopotan dikabarkan terjadi pencopotan spanduk maupun tukang sablon yang didatangi polisi karena menampilkan #2019GantiPresiden maupun yang senada. Di Medan misalnya, di media sosial dikabarkan sebuah spanduk becak bertuliskan ‘Ganti Presiden 2019’ dicopot aparat.

#2019GantiPresiden sendiri merupakan tanda pagar (tagar) yang belakangan muncul di media sosial. Tagar tersebut muncul menyusul datangnya pemilihan presiden pada 2019 mendatang. Tagar tersebut menyampaikan pesan agar pada 2019 muncul presiden baru untuk menggantikan Presiden Republik Indonesia saat ini, Joko Widodo.

Related posts

Leave a Comment