Putra PM Israel Habiskan Rp 380 juta Per Bulan untuk Sewa Bodyguard

JawaPos.com – Israel harus membayar sekitar USD 27 ribu atau sekitar Rp 380 juta setiap bulan untuk bodyguard putra Benjamin Netanyahu, Avner Netanyahu, saat bepergian keliling Australia dan Selandia Baru. Situs berita Walla Israel melaporkan bahwa Avner yang dikeluarkan dari Israel Defense Forces (IDF) pada 2017 lalu memutuskan untuk melakukan perjalanan ke Australia dan Selandia Baru.

Menjaga keamanan anak berusia 24 tahun dalam petualangan mudanya terbukti menjadi urusan yang mahal dan rumit. Mengingat bahwa ia berencana menghabiskan sekitar delapan bulan di wilayah tersebut. Dua orang bodyguard Avner juga harus terus bergantian karena mereka mungkin tidak mau meninggalkan negaranya untuk waktu yang lama.

Untuk mengatasinya, badan keamanan Shin Bet yang memberikan perlindungan bagi keluarga perdana menteri memutuskan bahwa penjaga keamanan Avner akan diganti setiap dua minggu. Penjaga diterbangkan dari Israel atau disediakan oleh kedutaan Israel di Australia secara langsung. Biaya penerbangan, makanan, akomodasi, dan asuransi mereka ditanggung oleh pemerintah Israel.

Meski demikian Shin Bet enggan membeberkan jumlah biaya tersebut. Pihak Shin Bet mengatakan kepada surat kabar TheMarker bahwa mereka tidak dapat mengomentari kebijakan keamanan dan pengaturan bagi keluarga yang dilindungi.

Sementara laporan-laporan media menyatakan bahwa biaya keamanan, termasuk biaya penerbangan, akomodasi, dan biaya hidup lainnya untuk para penjaga, sama dengan 100 ribu shekel (sekitar USD 27 ribu) per bulan. Biaya tersebut meningkat ketika istri Netanyahu, Sara, bepergian ke Australia dalam beberapa minggu untuk mengunjungi putranya. Ini adalah pertama kalinya anak-anak seorang perdana menteri Israel mendapatkan pengawal yang dibayar negara.

Urusan keluarga Benjamin Netanyahu memang selalu menjadi kontroversi. Tahun lalu, putra tertuanya, Yair Netanyahu terlibat dalam skandal cabul yang melibatkan percakapan yang direkam secara diam-diam tentang biaya untuk penari telanjang.

Sementara pada Desember, Yair juga dilanda masalah lagi atas sebuah posting-annya di Facebook. Dia mengatakan bahwa tidak akan ada perdamaian di Israel sampai semua orang Yahudi atau semua Muslim pergi. Menurutnya, dia cenderung memilih pilihan kedua.

Editor : Fadhil Al Birra
Reporter : Dinda Lisna

#israel #bodyguard #benjamin netanyahu

Original Source

Related posts

Leave a Comment