Semifinalis Masterchef Meninggal Saat London Marathon

Ia ditemukan pingsan setelah berlari sejauh 22,5 mil.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON — Semifinalis Masterchef Inggris Matt Campbell (29 tahun) meninggal dunia saat sedang mengikuti London Marathon, Senin (23/4). Ia ditemukan pingsan setelah berlari sejauh 22,5 mil dan mengembuskan nafas terakhirnya di rumah sakit.

Campbell muncul dalam acara “Masterchef: The Professionals” yang disiarkan BBC pada Desember 2017. Ia mengaku mengikuti kompetisi itu demi ayahnya yang telah meninggal dunia 18 bulan lalu.

Menurut akun Twitter pribadinya, London Marathon adalah ajang lari maraton kedua yang diikutinya dalam dua pekan ini. Pada 8 April lalu, Campbell berhasil menyelesaikan ASICS Greater Manchester Marathon.

Koki asal Kota Kendal, Inggris ini mengikuti maraton dengan disponsori The Brathay Trust untuk menghormati mendiang ayahnya. “Dia adalah seorang pria yang baik, baik hati dan rendah hati. Saya percaya dia siap untuk menjadi inovator besar berikutnya dalam dunia kuliner Inggris,” ujar Helen Hokin, konsultan PR Campbell.

Campbell memulai kariernya dengan bekerja di restoran berbintang Michelin setelah keluar sebagai juara dua dalam ajang Young Chef of the Year pada 2009 saat usianya masih 20 tahun. Menurut situs pribadinya, ia meninggalkan Inggris untuk pergi ke Pegunungan Alpen Prancis dan bekerja di vila-vila pribadi.

Dia kembali ke Inggris tahun lalu dan mengikuti acara “Masterchef: The Professionals”. “Kami terkejut dan sedih mendengar berita tentang Matt Campbell, salah satu kontestan berbakat kami dari tahun lalu,” kata seorang juru bicara Masterchef.

“Sangat istimewa bagi kami untuk bisa memiliki dia di dalam acara kami. Dia akan selalu diingat sebagai koki yang sering menciptakan beberapa makanan inovatif. Dari seluruh tim Masterchef, belasungkawa dan pikiran tulus telah kami kirimkan kepada keluarga dan teman-temannya,” tambah dia.

Campbell diketahui pertama kali mengikuti ajang lari maraton bersama mendiang ayahnya Martin dan adiknya Josh pada 2016. “Satu setengah tahun terakhir adalah yang paling sulit dalam hidup saya, tetapi semangat dan energinya terus hidup dalam diri saya. Dia adalah orang yang paling inspiratif dalam hidup saya dan satu-satunya orang yang berkata: ‘pergilah, mengapa kamu tidak mencobanya? Saya tahu kamu bisa melakukannya’ dan dia mendorong saya untuk mengikuti marathon pertama saya,” ungkap Campbell tahun lalu saat tengah mengingat ayahnya.

Godfrey Owen, kepala eksekutif Brathay Trust turut memberi penghormatan kepada Campbell. “Dia adalah seorang koki kreatif yang nyata dan salah satu hal yang sangat ingin dia lakukan adalah berbagi pengetahuan itu dengan koki muda yang ingin terlibat dalam industri ini. Dia juga adalah atlet hebat dan juga pendukung Brathay yang luar biasa,” kata dia.

Related posts

Leave a Comment