Senat AS Sepakati Undang-undang Pembayaran Gaji PNS Meski Pemerintahan Masih Ditutup

Merdeka.com – Senat Amerika Serikat kemarin malam waktu setempat akhirnya menyetujui sebuah Rancangan UU yang akan menjamin pembayaran gaji dan berbagai tunjangan bagi para pegawai federal yang tertunda di keputusan Presiden Donald Trump untuk menutup pemerintahan.

BERITA TERKAITDi Tengah Kelangkaan BBM, Polisi Bersepeda Beraksi di MeksikoDeretan Arsitek Di Balik Pembersihan Etnis PalestinaPenampakan Toko Buku Paling Indah di Dunia

Namun undang-undang itu tidak bisa menolong 800.000 pegawai federal yang tidak mendapat gaji pekan ini sejak penutupan pemerintah dimulai tanggal 22 Desember 2018, demikian seperti dikutip dari VOA Indonesia, Jumat (11/1).

Government shutdown terjadi karena House of Representatives AS (lower-chamber Kongres AS) tidak mau memberikan dana USD 5,7 miliar yang diminta Presiden Trump untuk membangun tembok di perbatasan AS – Meksiko, yang katanya diperlukan untuk mencegah masuknya imigran gelap dan narkoba.

Kalau berlangsung sampai Sabtu 12 Januari 2019, shutdown pemerintah ini akan menjadi yang terlama dalam sejarah Amerika Serikat, karena sampai kini belum ada tanda-tanda dicapainya penyelesaian.

Presiden Trump pada Kamis 10 Januari berkunjung ke Kota McAllen dekat perbatasan Meksiko untuk melihat persiapan pejabat setempat dalam menghentikan arus imigran Amerika Tengah ke Amerika Serikat.

Donald Trump mengancam akan memberlakukan keadaan darurat apabila fraksi Partai Demokrat di House of Representatives tetap tidak mau memberinya dana untuk membangun tembok itu.

Presiden juga akan mempertimbangkan menggunakan dana dari anggaran keperluan militer.

Sumber: Liputan6.com[pan]

Original Source

Related posts

Leave a Comment