Seorang Pemancing di Bantul Luka Parah Disambar Petir

SEORANG pemancing, Mujihadin, 30, warga Dusun Karanggayam, Desa Segoroyoso, Pleret, Bantul, Yogyakarta, Minggu (13/1) mengalami luka parah akibat disambar petir.

Kejadian itu bermula ketiga Mujihadin datang ke Pantai Depok, Bantul bersama keluarganya. Setibanya di kawasan pantai ini, Mujihadin kemudian menggelar bawaannya yang berupa peralatan memancing, kemudian mulai memancing.

Saksi mata, Ardi Purna Wijaya, 29 warga Rejowinangun, Kotagedhe, Kota Yogyakarta mengatakan kejadian yang menimpa korban bermula saat korban sedang memancing di Pantai Depok sekitar pukul 08.38 WIB.

“Saat sedang asik mancing tiba-tiba petir menyambar dan mengenai korban,” katanya.

Ia mengungkapkan, korban yang mengalami luka bakar cukup serius itu,kemudian digotong oleh keluarganya ke RS Dharma Husada, Bantul.

Baca juga : Dua Warga Tuban Tewas Tersambar Petir Saat Hujan Deras

“Korban datang bersama keluarganya dengan menggunakan mobil. Pertolongan kemudian dilakukan oleh keluarganya,” ujarnya.

Ardi menambahkan, saat itu ada beberapa orang yang hendak memancing, namun memilih berteduh karena hujan gerimis.

Kondisi korban, lanjut Ardi, selain mengalami luka bakar serius pada bagian muka dan wajah, baju yang digunakan korban juga gosong dan robek.

Karena kondisinya yang cukup parah, oleh RS Dharma Husada, korban kemudian dirujuk ke RSUD Senopati, Bantul.

“Karena perlengkapan di RSUD Senopati yang lebih lengkap,” tuturnya.

Dardi Nugroho pemilik rumah makan seafood Salsabila III Pantai Depok mengatakan korban bersama dengan keluarga dan saudara datang menggunakan mobil dan kemudian korban memancing di laut.

“Mobilnya diparkir di dekat rumah makan saya,”ujarnya.

Ia menjelaskan,selain gerimis, juga terjadi beberapa kali petir dan kilat.

“Namun tak ada yang menyangka kalau kemudian ada petir yang menyambar,” tandasnya (OL-8)

Original Source

Related posts

Leave a Comment