Silaturahmi Durian Ala Gus Ipul dan Khofifah

ROAD TO GRAHADI

Laporan Zumrotul Abidin | Senin, 11 Februari 2019 | 00:25 WIBKhofifah Indar Parawansa saat menyuguhkan buah Durian ke Gus Ipul. Foto: Abidin suarasurabaya.net

LainnyaTimses Menyerahkan Sepenuhnya Khofifah-Emil untuk Masyarakat Jatim Soekarwo: Presiden Belum Putuskan Waktu Pelantikan Khofifah-EmilKhofifah Siapkan Formula Entaskan Kemiskinan di 10 DaerahTemui Airlangga, Khofifah Ingin Golkar Mengawal Pembangunan JatimGus Ipul Tidak Menggugat: Supaya Jatim Tetap Kondusifsuarasurabaya.net – Saifullah Yusuf (Gus Ipul) Wakil Gubernur Jatim bersilaturahmi dengan Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim terpilih di kediaman Khofifah di Jl Jemursari Surabaya, Minggu (10/2/2019) malam.

Gus Ipul datang ke kediaman Khofifah bersama rombongan pengurus Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jatim sekitar pukul 22.30 WIB. Pertemuan ini dibingkai dengan mengantarkan undangan untuk Khofifah dalam acara “Pramuka Bersholawat” yang akan digelar Selasa 12 Februari nanti di Makodam V Brawijaya.

Obroalan yang awalnya berlangsung sedikit formal membahas tentang kegiatan Pramuka, kemudian dilanjutkan dengan obrolan santai.

Keduanya tampak akrab, apalagi antara Gus Ipul dan Khofifah merupakan sama-sama kader Nahdlatul Ulama (NU). Saat Gus Ipul menjadi Ketua Umum GP Ansor, di saat bersamaan Khofifah juga menjabat Ketua Umum PP Muslimat NU.

Gus Ipul adalah keponakan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sedangkan Khofifah adalah santri Gus Dur sehingga baik Gus Ipul maupun Khofifah sebenarnya sudah lama saling berteman.

Obrolan santai ini kemudian semakin cair ketika Khofifah bernjak ke belakang untuk mengambilkan buah Durian. “Sebentar Gus, saya punya Durian,” kata Khofifah.

Gus Ipul pun menimpali dengan penuh suka cita. “Waduh bengi-bengi disuguhi Duren iki, pun repot-repot Bu,” kata Gus Ipul menimpali.

Pertemuan kedua elit politik Jatim ini untuk pertama kalinya dilakukan setelah hiruk-pikuk dinamika Pilgub Jatim. Sebab, dua tokoh NU ini sebelumnya sempat berhadap-hadapan dalam kontestasi Pilgub Jatim 2018.

Pertemuan ini bisa menjadi awal komunikasi yang baik antara dua tokoh ini untuk percepatan pembangunan Jawa Timur. Apalagi Khofifah pada 13 Februari 2019 mendatang akan dilantik sebagai gubernur, sedangkan Gus Ipul sendiri pada 12 Februari 2019 akan mengakhiri masa jabatannya setelah 10 tahun menjabat Wakil Gubernur Jawa Timur.

Dalam pertemuan ini, Gus Ipul juga menitip beberapa masukkan karena Khofifah sebentar lagi juga dilantik sebagai Gubernur Jawa Timur. Misalnya, Gus Ipul berharap agar proses pengentasan kemiskinan dan pengurangan pengangguran bisa lebih cepat dari periode sebelumnya.

“Saya juga mendoakan agar selama menjadi Gubernur nanti Bu Khofifah bisa lebih sukses,” kata Gus Ipul.

Gus Ipul juga berpesan agar Khofifah ketika memimpin bisa menciptakan legacy sebagai penanda. Gus Ipul mencontohkan penanganan banjir tahunan di Sampang hingga saat ini tak kunjung bisa diselesaikan dan berharap Khofifah bisa menyelesaikannya.

Selain itu, sebagai Ketua Kwarda Jawa Timur, Gus Ipul juga mengusulkan kepemimpinan Khofifah bisa membangun Bumi Perkemahan berskala global. Bumi perkemahan ini sebenarnya sudah diusulkan Gus Ipul saat menjabat wakil gubernur, namun tak kunjung dapat persetujuan Gubernur.

Sementara itu, menanggapi usulan ini, Khofifah akan memasukkannya dalam program sekala prioritas di 99 hari pertama setelah dilantik.

Dalam kesempatan pertemuan ini, Gus Ipul juga mengundang Khofifah dalam acara pramuka bersholawat yang akan digelar pada Selasa, 12 Februari 2019 malam.

Khofifah sendiri menyanggupi untuk bisa hadir dan bersama membaca shalawatan dan doa dalam acara pramuka bersholawat itu. Bahkan Khofifah balik mengundang Gus Ipul untuk bisa hadir di acara silaturahmi hari pertama kerja sebagai Gubernur pada tanggal 14 Februari 2019 di Grahadi. (bid)

KhofifahGus IpulBertemuDurian

Tweet

Komentar Anda
Komentar 0

loading...

loading...

Original Source

Related posts

Leave a Comment