Staf Ahli Bappenas : Hadapi Bonus Demografi dengan Mempersiapkan Lapangan Kerja

Gatra.com – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) mengadakan road show Indonesia Development Forum (IDF) 2019, di Hotel PO Semarang, Kamis (21/3). Acara yang diikuti puluhan peserta dari kalangan pemerintahan, swasta, akademisi, dan masyarakat itu membahas solusi tantangan utama pembangunan Indonesia

Staf Ahli Bidang Pemerataan dan Kewilayahan Kementerian PPN/Bappenas Oktoriadi, mengatakan Indonesia akan mendapatkan bonus demografi pada 2030. Yaitu dengan mendapatkan komposisi jumlah penduduk usia produktif (usia 15 hingga 64 tahun) yang lebih banyak daripada non-produktif.

“Menghadapi bonus demografi ini perlu dipersiapkan lapangan kerja sebanyak-banyaknya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi,” katanya kepada wartawan di sela-sela acara.

Menurut dia, semua pihak harus dapat bekerja, baik perempuan maupun lak-laki, kelompok rentan, dan sebagainya. Tidak hanya itu, investasi-investasi yang ada juga harus dapat lebih mendorong penciptaan lapangan pekerjaan.

“Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang ada di dalam negeri perlu juga dikembangkan untuk bisa bersaing secara global,” ujarnya.

Berdasarkan data Kementrian PPN/Bappenas menjelang 2030 jumlah penduduk usia produktif di Indonesia diproyeksikan mencapai 200 juta orang atau sekitar 68% dari jumlah penduduk. Untuk itu, kata Oktariadi, pihaknya meminta masukan dari semua stakeholder agar bonus demografi dapat membawa dampak positif bagi kemajuan Indonesia.

“Masukan dari para stakeholder melalui IDF akan menjadi dasar pembuatan kebijakan pemerintah yang saat ini sedang menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengan Nasional (RPJMN) 2020-2014,” ujarnya.

IDF bertujuan untuk menggalang gagasan dan wawasan sehingga mampu mempersiapkan para pekerja masa depan, menciptakan lapangan kerja baru yang layak. Selain itu, juga untuk menggerakkan transformasi struktural dan memastikan hasil-hasil pembangunan merata, inklusif, serta berkelanjutan.

Deputi Bidang Ekonomi Kementerian PPN/Bappenas Leonard Tampubolon menambahkan road show IDF digelar di empat kota, yakni Batam pada (pada Februari lalu), Semarang, dan selanjutnya akan diselenggarakan di Balikpapan dan Sorong.

“IDF akan digelar di Jakarta pada 22-23 Juli 2019 dengan tema mission Possible : Memanfaatkan Peluang Pekerjaan Masa Depan untuk Mendorong Pertumbuhan Inklusif,” katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jawa Tengah, Prasetyo Aribowo, menyatakan tidak menyangka bila menjadi tuan rumah road show IDF 2019. “Pertimbangannya mungkin karena Jateng meraih peringkat kedua Indeks Pembangunan Ekonomi Inkulusif Nasional di bawah DKI Jakarta,” ujar dia.

Reporter : Insetyonoto

Editor: Syamsul Hidayat

Original Source

Related posts

Leave a Comment