Tiga Pemain Resmi Dicoret dari Timnas Indonesia U-22

Jakarta, CNN Indonesia — Pelatih Timnas Indonesia U-22Indra Sjafri resmi mencoret tiga pemain pada pekan pertama pemusatan latihan (TC), Sabtu (12/1), jelang tampil di Piala AFF U-22 2019.

Ketiga pemain yang dicoret Indra dari pemusatan latihan Timnas Indonesia U-22 adalah kiper Hilman Syah (PSM Makassar), serta dua gelandang Dalmiansyah Matutu (Arema FC) dan Yoga Pratama (PSIM Yogyakarta).

Lihat juga:Fitriani ke Final Thailand Masters 2019 Sebagai pengganti tim pelatih Timnas Indonesia U-22 memanggil kiper Nadeo Argawinata (Borneo FC), gelandang Jayus Hariono (Arema FC) dan M Syafril Lestaluhu (Persib U-19). Ketiganya dijadwalkan bergabung mulai Senin (14/1).

Dengan masuknya tiga pemain itu komposisi skuat Timnas Indonesia U-22 masih berjumlah 35 orang karena tiga pemain yakni Egy Maulana Vikri (Lechia Gdansk), Saddil Ramdani (Pahang FA), dan Ezra Walian (RKC Waalwijk) belum bergabung.

Indra Sjafri memanggil tiga pemain baru untuk TC Timnas Indonesia U-22.Indra Sjafri memanggil tiga pemain baru untuk TC Timnas Indonesia U-22. (CNN Indonesia/ Hesti Rika) “Kami kembalikan tiga pemain ke klub untuk mencoba perbandingan pemain yang baru yang jumlahnya sama tiga pemain juga. Ada empat kriteria, yakni kemampuan skill, fisik, taktikal kecerdasan, dan mental. Itu ditambah informasi mengenai kesehatan dan fisioterapi, dan psikotes mereka, dengan semua aspek lainnya,” kata Indra dikutip dari situs resmi PSSI.

“Semua informasi pemain tentang kesehatan, fisioterapi, psikotes, dan kemampuan mereka sudah kami dapatkan. Jadi, tidak terlalu sulit buat saya untuk menentukan siapa yang lanjut atau tidak,” sambungnya.

Lihat juga:Nasib Sial Morata, Ditolak Barcelona dan Juventus Indra akan mendaftarkan 40 pemain pada 27 Januari mendatang untuk ajang Piala AFF U-22 2019 yang akan dihelat mulai 17 Februari mendatang di Kamboja. Timnas Indonesia U-22 tergabung di Grup B bersama Malaysia, Myanmar, Kamboja, dan Singapura.

Timnas Indonesia U-22 akan menjalani laga pertama melawan Myanmar pada 18 Februari. (har)

Original Source

Related posts

Leave a Comment