Tunggu Hasil Resmi KPU, Jimly Serukan Stop Demo dan Sebar Opini

JawaPos.com – Pendiri sekaligus Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) yang pertama Profesor Jimly Asshiddiqie menuturkan keprihatinnya soal berbagai kontroversi yang muncul selepas perhelatan Pilpres. Karena itu ia meminta agar tidak ada lagi demo-demo soal pilpres.

“Saran saya, sebaiknya kita kurangi dulu demo-demo dan opini-opini baik di darat maupun di udara, sambil menunggu keputusan resmi dari KPU,” ujar Jimly, Selasa (2/5)

Jimly juga mengingatkan, secara hukum, negara kita juga sudah memiliki mekanisme yang sudah diatur oleh undang-undang. Karena itu jika ada sengketa terkait pelaksaan Pilpres maupun Pileg.

“Biarkan lah pihak-pihak resmi yang bekerja mempersiapkan diri (untuk kemudian) bersengketa dengan segala bukti yang diyakini oleh masing-masing pihak, kalau ternyata nanti masih ada perbedaan pendapat,” tuturnya.

Mantan Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) yang pada Pemilu kemarin mencalonkan diri sebagai anggota DPD RI ini menegaskan, hal tersebut perlu dilakukan agar demokrasi di Indonesia bisa terlembagakan.

Beliau juga mengajak rakyat pemilih agar kembali ke urusan masing-masing, karena sesungguhnya pemilu sudah selesai meski secara formal hasilnya belum dinyatakan.

“Kita sama-sama harus bersabar. Beri kesempatan (agar) semua berproses (secara) resmi saja,” paparnya.

Meski demikian, Jimly tetap optimis bahwa tidak akan terjadi keributan apapun pasca pengumuman resmi KPU sebagaimana yang dikhawatirkan banyak pihak.

“Insya Allah tidak akan terjadi apa-apa yang menghawatirkan pasca pemilu. Ini bagian dari pendewasaan berdemokrasi,” pungkasnya.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Muhammad Ridwan

  • kpu
  • pilpres 2019
  • jimly asshiddiqie
  • pemilu serentak 2019
  • sengketa pemilu

Berita Menarik Lainnya

Kuartal I-2019, Telkom Bukukan Laba Bersih Rp 6,22 Triliun

Original Source

Related posts

Leave a Comment