Wanita Terduga Teroris Bunuh Diri Minum Cairan Pembersih Lantai

Y alias Khodijah (39) perempuan terduga teroris, tewas bunuh diri dengan cara diduga meminum cairan pembersih lantai, Senin (18/3/2019).

Y ditangkap Densus 88 Antiteror di Klaten, Jawa Tengah pada 14 Maret 2019 lalu, terkait jaringan terduga teroris Sibolga, Sumatera Utara.

Y sempat ditemukan di ruang istirahat pemeriksaan Rutan Mapolda Metro Jaya, dalam kondisi tak berdaya.

Kronologi Wanita Terduga Teroris Meninggal di Tahanan Polda Metro Jaya karena Diduga Minum Racun

Khodijah kemudian dilarikan petugas ke RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, sebelum akhirnya meninggal dunia.

“Diduga dia bunuh diri dengan meminum cairan kimia tertentu, kemungkinan itu sangat besar. Kami masih dalami apa yang dia minum dan lainmya,” kata Karo Penmas Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, Kamis.

Menurutnya, saat dibawa ke Rutan Mapolda Metro Jaya, Y ditemukan lemas di ruang peristirahatan Rutan Mapolda Metro Jaya.

Ferdinand Hutahaean Siap Perangi Prabowo-Sandi Jika Hapus Kegiatan Zikir di Istana

“Y sempat dirawat di RS Bhayangkara atau RS Polri Kramatjati selama beberapa jam. Dokter sudah berupaya, namun Tuhan berkehendak lain dan ia meninggal dunia,” ungkap Dedi Prasetyo.

“Seperti yang saya dulu saya sampaikan, bahwa pelaku terorisme, termasuk yang perempuan, memiliki militansi yang luar biasa,” sambungnya.

Sebelumnya, dokter forensik RS Polri Asri Pralebda mengatakan, organ bagian dalam Y, mengalami rusak berat.

KPK: Kementerian Agama Seharusnya Paling Bersih dan Jadi Contoh

“Setelah kita lakukan pemeriksaan atas jenazah, luar dan dalam, di RS Polri, kami temukan bahwa organ-organ bagian dalam di jenazah Y mengalami kerusakan berat atau keadaan korosif akibat bahan kimia keras,” beber Asri.

Original Source

Related posts

Leave a Comment