Pentingnya Penetapan OPM Sebagai Organisasi Teroris

Portaldailynet, Jakarta – Pemerintah Indonesia harus lebih serius dan memaknai secara luas atas pembantaian puluhan pekerja Jalan Trans-Papua pada 2 Desember dan penyerangan pos TNI di Kabupaten Nduga, Papua. Penyematan nama kepada para pelaku pembantaian sebagai Kelompok Kriminal Bersenjata sejatinya terlalu umum. Begal motor, perampok bank dan rumah misalnya, juga dapat tergolong KKB sepanjang mereka berkelompok dan memakai senjata api (tajam) dalam aksi kriminalnya. Mereka adalah bagian dari Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) organisasi sayap militer Organisasi Papua Merdeka(OPM).Sebagian pihak menilai OPM, TPNPB, atau apa pun namanya adalah separatis.…

Lanjut ..

Pemerintah Bertanggung Jawab terhadap Tercecernya e-KTP di Beberapa Daerah

Portaldailynet, Jakarta – Berita tentang ditemukannya e-KTP yang tercecer di berbagai wilayah ramai diberitakan oleh semua media. Diberitakan bahwa ribuan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) kembali ditemukan tercecer di Desa Kampung Baru, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman, Sumatera Barat, Selasa, 11 Desember 2018. Ribuan kartu identitas itu terbungkus dalam karung yang sudah usang. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Padang Pariaman Fadhly menegaskan jika kepingan kartu yang ditemukan adalah kartu bekas. Ribuan E-KTP ini merupakan bekas penggantian dari masyarakat di daerah tersebut. Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo…

Lanjut ..

OPM, Kawan atau Lawan

Portaldailynet, Jakarta – Baru-baru ini kita dihebohkan dengan kabar penyerangan oleh kel ompok OPM di wilayah Nduga, Papua. Kabar yang menewaskan 31 orang dengan cara diberondong bahkan ada yang disembelih tersebut sudah ramai. Namun sangat disesalkan karena mayoritas media yang tidak adil dalam mengklarifikasi subjek yang telah melakukan perbuatan itu dengan sebutan “teroris”, padahal jelas mereka menyerang dengan senjata api, membunuh dengan sadis, mengancam NKRI dll. Hal itu tentunya membuat masyarakat -yang selevel awam pun- akan berfikir alangkah lucunya negeri ini, dikarenakan kelompok yang dikenal baik di mata masyarakat dituding…

Lanjut ..

Mendagri, Mundur Saja….

Portaldailynet, Jakarta – Kabar ditemukannya e-KTP yang tercecer kembali terjadi. Hal itu membuat pencitraan Mendagri (Menteri Dalam Negeri) tercoreng sebagaimana perkataan Ketua DPR Fadli Zon, “Saya kira saudara Tjahjo Kumolo sebaiknya mengundurkan diri saja. Karena tidak becus mengurusi masalah E-KTP, mengurus DPT, dan mengurus data-data kependudukan. Yang mana ini merupakan masalah-masalah basic.” Kalau kita melihat tugas utama Mendagri memang mengurusi sesuatu yang sifatnya dalam negeri termasuk masalah kependudukan. Selain adanya kasus tercecernya KTP, sebaliknya banyak juga warga negara Indonesia yang mengaku belum memiliki E-KTP meski sudah melakukan perekaman, hal ini…

Lanjut ..

Ada HTI dalam Aksi Bela Tauhid, Reuni Akbar 212?

Portaldailynet, Jakarta – Bisa dipastikan, aktivis HTI banyak yang ikut, turut hadir dan melebur bersama jutaan peserta aksi bela tauhid, reuni 212. Kenapa ? Sederhana saja, HTI it ormas Islam, visinya melanjutkan kehidupan Islam. Sementara reuni 212 adalah aksi untuk membela bendera tauhid, bendera Islam dan kaum muslimin. Jadi tidak perlu menduga, jika dalam setiap aksi yang terkait dengan urusan Islam dan keumatan, HTI pasti ada dan terlibat. Tapi dimanakah eksistensi HTI ? Bagaimana mengetahui keberadaan HTI dalam aksi bela tauhid reuni 212 ? Ini baru bukan persoalan mudah. Karena…

Lanjut ..

Reuni Akbar 212, Bentuk Kerinduan Pemimpin yang Berkeadilan

Portaldailynet, Jakarta – Bertambah banyaknya jumlah peserta reuni aksi bela Islam 212 yang berlangsung di monas hari Minggu ini (2/12/2018) membuktikan semakin rakyat rindu akan ulama dan sosok pemimpin yang berkeadilan dan berpihak pada rakyatnya. Hujatan, penggembosan, serta ancaman pembubaran acara reuni 212 tidak membuat surut langkah para peserta, justru semakin membulatkan tekad untuk datang dan menjalin ukhuwah dengan para ulamanya dan tokoh pemimpin idaman. Antusiasme peserta dapat dilihat bagaimana gemuruhnya suasana ketika pembawa acara menyebutkan nama-nama Ulama dan tokoh – tokoh pemimpin yang datang di acara ini. Ketika gubernur…

Lanjut ..

212, Antara Politik dan Agama

Portaldailynet, Jakarta – Reuni akbar 212 yang akan digelar di Monas besok pagi, mengingatkan kembali makna perjuangan bela Islam dari si penista agama dan bagaimana memenangkan pilkada DKI waktu itu. Makanya ketika hendak mengadakan reuni 212 tahun yang lalu, beberapa pihak menyatakan bahwa reuni sudah tidak relevan lagi. Pasalnya Ahok sudah dipenjarakan sebagai agenda aksi 212 pertama kali tahun 2016. Sebagaimana kata Ma’ruf Amin waktu itu bahwa masalah yang diusung aksi 212 sudah selesai sehingga tidak perlu mengadakan acara reuni. Dikhawatirkannya acara seperti itu justru akan menimbulkan agitasi. Reuni akbar…

Lanjut ..

Riset Abal-Abal Jadi Bahan Kutipan, Badan Intelijen Nasional Diragukan Kredibilitasnya

Portaldailynet, Jakarta – Bagaiman sebuah hasi riset bisa diakui sebagai sebuah hasil yang validitas dan realibitas dan diakui konsekuensinya bila riset yang dilakukan memakai metodologi yang sangat lemah . Bahkan pelaku riset sendiri menyatakan survei masih bersifat indikatif atau dengan kata lain hasilnya bisa benar bisa salah. Diberitakan sebelumnya, Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M) Nahdlatul Ulama merilis hasil riset terkait masjid-masjid di lingkungan pemerintah yang terpapar radikalisme. Hasil riset ini sebenarnya dirilis pada 18 Juli 2018 lalu, di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta. Dari hasil riset P3M terhadap…

Lanjut ..

Yang Dilakukan Metro TV Bukan Jurnalisme

Portaldailynet, Jakarta – Sudah lebih dua tahun kasus saya berjalan dan mungkin sudah banyak berita dibuat Metro TV tentang saya. Tapi tak sekali pun TV ini mewawancarai saya dan meminta perspektif saya akan kasus kriminalisasi yang menzalimi saya. Maaf saya juga wartawan dan dosen mata kuliah jurnalisme. Saya jadi wartawan di dalam dan luar negeri. Saya jadi dosen di dalam dan luar negeri. Dua mantan mahasiswi saya adalah wartawan di Metro TV. Satu saya bimbing untuk membuat skripsi, satu lagi mengikuti mata kuliah Journalism yang saya ampu di sebuah universitas…

Lanjut ..

Ayolah, Jokowi itu Memang REPRESIF & ANTI Islam, Mau Bilang apa Lagi?

  Setelah lini politik dikerjai, kini barisan Muhammadiyah dikerjai via sayap kepemudaannya. Soal yang sudah lalu, bahkan didedikasikan untuk memoles citra rezim, bisa diobok-obok dan diunggah ke publik sebagai kasus hukum. Secara hukum apa yang ditudingkan kepada dahnil belum terbukti, tapi secara politik ini tamparan keras atas dahnil dan entitas Muhammadiyah. Satu proses hukum tebang pilih, yang sengaja untuk mengunci kubu lawan. Dan bukan sembarang lawan, tapi lawan yang merepresentasikan Islam. Penenggak hukum hanya alat saja, jangan Anda berpraduga baik semua berdiri tegak diatas asas dan teori hukum yang sepi…

Lanjut ..

Pak Wiranto, Diframing itu Sakit, Apalagi Dibunuh Tanpa Status, Dibubarkan Tanpa Pengadilan

Portaldailynet, Jakarta – Pak Wiranto merasa terusik, terganggu, foto dirinya dan keluarga jadi perbincangan netizen. Keluarganya yang taat, sebagian yang perempuan bercadar, yang laki-laki berjenggot, khas ‘kostum terorisme’ yang selama ini dituduhkan rezim kepada umat Islam. Baru diperbincangkan netizen saja merasa terganggu, bagaimana jika fitnah itu diedarkan secara berulang lewat media ? Di produksi secara massif oleh penguasa ? Siyono terbunuh tanpa status, tanpa proses peradilan, cukup dengan tudingan. Suyono dituding Terduga Teroris, atas tudingan dan status terduga itu Siyono terbunuh. Apakah keluarga siyono tidak terganggu ? Proses pengejaran tersangka…

Lanjut ..

Andika Perkasa, Calon Panglima TNI Era Rejim Jokowi

Portaldailynet, Jakarta – Presiden Jokowi melantik Andika Perkasa sebagai KSAD menggantikan Jenderal Mulyono, Kamis (22/11/2018), di Istana Negara, Jakarta. Pengangkatan Andika tersebut berdasarkan surat Keputusan Presiden Nomor 97 TNI Tahun 218 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Staf TNI Angkatan Darat. Selain itu, berdasarkan surat Keputusan Presiden nomor 98 TNI Tahun 2018 tentang Kenaikan Pangkat dalam Perwira Tinggi TNI, Presiden Jokowi juga menaikkan pangkat Andika dari bintang tiga atau Letnan Jenderal menjadi bintang empat atau Jenderal TNI. Jenderal TNI Andika Perkasa, S.E., M.A., M.Sc., M.Phil., Ph.D. (lahir di Bandung, Jawa Barat,…

Lanjut ..

Kebijakan Ekonomi Jilid 16, 25 Sektor Industri Dikuasai Asing, Melanggar UUD 1945

Portaldailynet, Jakarta – Di hadapan putri Presiden Soeharto, Siti Hediati Hariyadi atau yang dikenal Titiek Soeharto, Calon Presiden Prabowo Subianto mengkritisi paket kebijakan ekonomi jilid 16 yang memberikan peluang sebesar-besarnya kepada pihak asing untuk masuk dan menguasai 25 sektor industri di dalam negeri. Menurutnya, paket kebijakan ekonomi tersebut tidak sesuai dengan Undangan-undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 (UUD 1945). “Indikator-Indikator saat ini menunjukkan bahwa negara kita sedang memprihatinkan. Baru saja pemerintah mengeluarkan paket kebijakan ekonomi yang menurut saya itu wujud bahwa kita menyerah total kepada bangsa asing. Negara kita sangat…

Lanjut ..

Hukum Sontoloyo, Orang Gila Jadi Orang Penting

Portaldailynet, Jakarta – Situasi menjelang pesta demokrasi pemilihan presiden 2019 mendatang, semakin menambah panas negeri ini. Dari kedua kubu, baik petahana maupun oposisi berusaha mencari dukungan dan simpati masyarakat. Mereka pun mulai melakukan aksinya yang dikenal dengan istilah politik identitas. Namun sayangnya, tidak ada sesuatu yang berjalan dengan mulus, batu sandungan pun mulai menghadang. Berbagai isu dilancarkan demi meraih apa yang menjadi harapannya. Karenanya, hari ini muncul apa yang dikenal dengan politikus sontoloyo. Julukan yang disematkan Jokowi kepada para politikus yang menebar fitnah, memecah belah dan mengadu domba. Seperti dikutip…

Lanjut ..

Jokowi Ijinkan Asing Kuasai 100% Saham Di 54 Bidang Usaha

Portaldailynet, Jakarta – Pemerintahan presiden Joko Widodo atau Jokowi meluncurkan paket kebijakan ekonomi ke-16. Dalam salah satu paket kebijakan ini, pemerintah memberikan relaksasi berupa pelepasan daftar negatif investasi (DNI). Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Edy Putra Irawady mengatakan dalam daftar relaksasi tersebut pemerintah melepas sebanyak 54 bidang usaha ke asing. Artinya, modal asing bisa masuk lewat kepemilikan modalnya sebanyak 100 persen. “Tentunya dengan pelepasan DNI diharapkan bisa meningkatkan nilai investasi,” kata Edy saat menggelar konferensi pers di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Jumat, 16 November 2018. DNI…

Lanjut ..