Mendagri Tjahjo Kumolo Ditipu Pria Pengangguran

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menjadi korban penipuan seorang pengangguran. Hal ini diungkap oleh Unit II Resmob Polda Metro Jaya.

Pembantu Unit II Resmob Polda Metro Jaya, AKP Reza Pahlevi menjelaskan, pelaku berinisial NSN (35) mengaku sebagai kepala sekolah dari SD Rejosari, Semarang, tempat Tjahyo mengenyam pendidikan sekolah dasar. NSN kemudian menggunakan modus meminta sumbangan sebesar Rp10 juta untuk pembangunan Musholla dan sekolah.

“Karena itikad baik, Pak Menteri meminta staffnya untuk transfer uang sejumlah yang diminta,” ujar Reza di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (21/1/2019).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono (tengah) bersama jajaran Resmob Polda Metro Jaya dalam konferensi pers pengungkapan kasus pencurian dan penipuan, di Main Hall Polda Metro Jaya, Jakarta Selata, Senin (21/1/2019). (cw2)

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono (tengah) bersama jajaran Resmob Polda Metro Jaya dalam konferensi pers pengungkapan kasus pencurian dan penipuan, di Main Hall Polda Metro Jaya, Jakarta Selata, Senin (21/1/2019). (cw2)

Setelah mengirimkan sejumlah uang yang diminta, Mendagri pun mengecek kebenaran pembangunan tersebut melalui staffnya. Namun begitu dicek, tidak ada pembangunan apapun di sekolah tersebut. “Pihak SD Rejosari menginformasikan bahwa tidak ada pembangunan musholla . Pihak SD Rejosari juga menjelaskan kalau tersangka tidak terdaftar sebagai Kepala Sekolah di SD tersebut,” jelasnya.

“Pak Menteri membuat laporan dan (kami) menangkap satu orang pelaku,” imbuhnya.

Pelaku NSN berhasil ditangkap di Perum Jati Bening Estate, Bekasi, Jawa Barat, pada Jumat (4/1/2019) lalu. Diketahui pelaku merupakan seorang pengangguran. Menurut keterangan pelaku, uang yang didapatkan dari penipuan ini digunakan untuk berjudi.

Ia juga mengatakan, mendapatkan nomor Mendagri dari sebuah grup whatsApp yang dimilikinya.

Pelaku NSN dikenakan Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 dan atau Pasal 3 dan atau Pasal 4 dan atau Pasal 5 Jo Pasal 2 ayat 1 UU RI No. 8 tahun 2010 tentang TPPU. (cw2/mb)

Original Source

Related posts

Leave a Comment